Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kesadaran Masyarakat Soal Pentingnya Keselamatan di Perlintasan Kereta Api Perlu Digenjot

saat ini pemerintah telah menginisiasi program keselamatan berkendara, baik melalui regulasi maupun imbauan kepada masyarakat.

Kesadaran Masyarakat Soal Pentingnya Keselamatan di Perlintasan Kereta Api Perlu Digenjot
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Melanggar - Sejumlah pengendara sepeda motor masih terlihat melanggar di perlintasan kereta api Hasanudin Kota Semarang, Senin (9/7). Padahal bagi mereka yang melakukan pelanggaran menerobos perlintasan kereta api akan mendapatkan sansi yang termuat dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 yaitu dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengguna jalan khususnya di perlintasan kereta api belakangan menjadi sorotan.

Seperti diketahui ada beberapa kejadian di perlintasan kereta api yang cukup menonjol.

Pertama, sebuah bus tersangkut palang pintu perlintasan kereta api di dekat Stasiun Solo Balapan, Jumat (14/6/2019).

Kejadian lainnya adalah sebuah kendaraan pribadi tertabrak kereta api di perlintasan yang tak berpalang pintu di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (14/6/2019) malam.

Baca: Nasihat Ruth Sahanaya Kepada Putrinya Tentang Pasangan Hidup

Baca: Nasehat Jeremy Teti Untuk Penderita Kanker Otak, Unggah Foto Bersama Agung Hercules

Baca: Perum Bulog Yakin Bisa Raih 70 Persen Pasar BPNT

Kemudian, seorang pengendara motor nyaris tertabrak kereta api karena nekat menerobos palang pintu kereta di perlintasan Kereta Api, Kiaracondong, Bandung, Sabtu (15/6/2019).

Melihat beberapa kejadian tersebut, Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Perhubungan, Cris Kuntadi, merasa prihatin dengan tindakan para pengemudi kendaraan bermotor.

“Ketiga kejadian tersebut membuktikan bahwa kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara masih perlu ditingkatkan lagi,” kata Cris Kuntadi di Jakarta, Senin (17/06/2019).

Menurutnya, saat ini pemerintah telah menginisiasi program keselamatan berkendara, baik melalui regulasi maupun imbauan kepada masyarakat.

“Namun program tersebut perlu disebarluaskan lagi melalui media yang ada, baik televisi, radio, elektronik, cetak maupun media sosial,” ujar Cris.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas