Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Konflik PKS

Tak Hadiri Panggilan Gugatan Rp 30 Miliar, PN Jaksel Akan Panggil Pimpinan PKS Pekan Depan

Apabila pada panggilan kedua para pimpinan PKS kembali tidak hadir, ia menyebut pihaknya akan mengajukan permohonan sita eksekusi kepada pengadilan.

Tak Hadiri Panggilan Gugatan Rp 30 Miliar, PN Jaksel Akan Panggil Pimpinan PKS Pekan Depan
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Pengacara atau kuasa hukum dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Mujahid A. Latief, saat menghadiri panggilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pimpinan PKS yang digugat oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah tak menghadiri panggilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/6).

Pimpinan PKS yang terdiri dari Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, Abdul Muis, dan Abi Sumaid itu dipanggil terkait putusan Mahkamah Agung (MA) untuk membatalkan pemecatan Fahri dan membayar ganti rugi senilai Rp 30 miliar.

Pengacara Fahri, Mujahid A. Latief, mengatakan ketidakhadiran pihak PKS dikonfirmasi oleh Juru Sita PN Jaksel. Ketidakhadiran itu membuat pihak PN Jaksel akan memanggil kembali PKS pada pekan depan, Rabu (26/6).

"Tadi kita sudah ketemu juru sita namanya Pak Sutan Andara. Juru sita sudah melaporkan ke Ketua Pengadilan bahwa termohon eksekusi sampai saat ini belum datang. Karena hari ini belum datang, maka pihak pengadilan akan melakukan pemanggilan sekali lagi. Rabu depan tanggal 26 (Juni) pihak pengadilan akan menerbitkan surat untuk pemanggilan yang kedua kali," ujar Mujahid, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Shohibul Iman menyampaikan sambutannya dalam acara Pelatihan dan Simposium Nasional Pimpinan Daerah dan Anggota Legislatif Daerah Asal PKS di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu (2/3/2016). Acara yang dihadiri para kepala/wakil kepala daerah, anggota legislatif daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta pengurus PKS di daerah yang dimenangkan oleh PKS tersebut digelar agar ada kerjasama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif dalam
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Shohibul Iman menyampaikan sambutannya dalam acara Pelatihan dan Simposium Nasional Pimpinan Daerah dan Anggota Legislatif Daerah Asal PKS di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu (2/3/2016). Acara yang dihadiri para kepala/wakil kepala daerah, anggota legislatif daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta pengurus PKS di daerah yang dimenangkan oleh PKS tersebut digelar agar ada kerjasama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif dalam "Berkhidmat kepada Rakyat" daerah mereka sesuai dengan slogan baru perjuangan dakwah PKS. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Apabila pada panggilan kedua para pimpinan PKS kembali tidak hadir, ia menyebut pihaknya akan mengajukan permohonan sita eksekusi kepada pengadilan.

Baca: Dihadapan Purnawirawan TNI, Menhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pendukung 01-02

Meski demikian, ia mengaku ketidakhadiran dalam pemanggilan tanpa alasan yang jelas adalah wajar dan sudah kerap terjadi dalam kasus-kasus lain.

"Kan hari ini tidak datang jadi orang tidak datang tanpa alasan pun tidak apa-apa, itu biasa dalam praktek. Tapi tadi pak juru sita menyampaikan pesan dari pak ketua bahwa akan dianggil sekali lagi dan kalau tidak datang lagi tanggal 26 (Juni), maka kita sudah memohon eksekusi bisa memakai hak kita selanjutnya yaitu mengajukan permohonan sita eksekusi," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, tim kuasa hukum Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah hadir memenuhi panggilan dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait tindak lanjut pengajuan eksekusi di bulan Januari lalu.

Panggilan itu tertuang dalam surat panggilan bernomor 15/Eks.Pdt/2019 jo Nomor 214/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel.

Pantauan Tribunnews.com, tim kuasa hukum Fahri hadir sekira pukul 09.30 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (19/6).

Halaman
123
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas