Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fenomena Pemeran Film Dewasa 'Kakek Sugiono' yang Digunakan dalam Hoaks Pemilu

Fenomena pemeran film dewasa Jepang 'Kakek Sugiono' ikut dijadikan bahan dalam penyebaran hoaks pemilu 2019, begini kisahnya.

Fenomena Pemeran Film Dewasa 'Kakek Sugiono' yang Digunakan dalam Hoaks Pemilu
Facebook Reza Ananta via Kompas.com
Fenomena pemeran film dewasa Jepang 'Kakek Sugiono' ikut dijadikan bahan dalam penyebaran hoaks pemilu 2019, begini kisahnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Hoaks mengenai kecurangan dalam pemilihan umum (pemilu) disajikan dalam banyak cara.

Salah satunya adalah editan foto seorang pemerang film dewasa Jepang yang biasa dijuluki 'Kakek Sugiono' oleh warganet Indonesia.

Kabar mengenai kecurangan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rekapitulasi suara Pilpres 2019 mencuat setelah adanya unggahan di Facebook pada Jumat (21/6/2019).

Unggahan itu menyertakan foto seorang laki-laki tua yang disebut sebagai Prof Tokuda tersenyum sembari memegang sebuah kertas berisi angka-angka perolehan suara.

Perolehan suara yang tertulis di kertas itu menunjukkan keunggulan untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di angka 61 persen.

Baca: Andre Rosiade Sebut Saksi KPU dan Tim Hukum Jokowi Bohong dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019

Baca: Ada Daftar 57 Calon Kabupaten dan 8 Provinsi Akan Dimekarkan, Kemendagri: Itu Hoaks

Baca: Bantah Kabar Hoaks Penerimaan CPNS 2019, BKN: Panselnas Belum Mendapat Arahan

Sementara, pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin tertinggal di angka 39 persen.

Prof Tokuda dinarasikan sebagai seorang ahli demokrasi dari Jepang yang merasa bersalah karena pendahulunya telah menjajah Indonesia. Untuk itu, ia berdedikasi untuk membantu Indonesia yang saat ini dianggap tengah berada di bawah jajahan China.

"Prof. Tokuda (84) terseyum ketika memperlihatkan data kecurangan KPU.
Beliau mengatakan "Prabowo?????????????" (Prabowo wa Dikku o motte imasen) yang artinya Prabowo adalah Harimau Perkasa yang belum bangkit. 

Ia memperlihatkan bahwa Prabowo (61%) adalah pemenang asli dari pilpres di Indonesia mengalahkan Jokowi (38%).
Tak lupa pula ia mencantumkan#PrabowoWithoutDick2019 di akhir dokumennya

Bagi yang belum tau Prof. Tokuda adalah ahli Demokrasi di Jepang, sejak kecil ia merasa bersalah karena kakek neneknya dulu menjajah Indonesia. Di usianya yang tidak lagi muda (84 tahun) ia ingin menolong Indonesia agar tidak dijajah oleh China. 
Semoga ia diberikan umur panjang dan sehat selalu Amin."

Foto asli Shigeo Tokuda yang dibuat konten hoaks kecurangan KPU
Foto asli Shigeo Tokuda yang dibuat konten hoaks kecurangan KPU (YOSHIKAZU TSUNO)
Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas