Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Angka Lolos ke Parlemen Meningkat, Strategi Caleg Perempuan Dalam Pemilu 2019 Menarik Dipelajari

Peluang keterwakilan perempuan duduk di kursi parlemen dipastikan meningkat pada Pemilu 2019.

Angka Lolos ke Parlemen Meningkat, Strategi Caleg Perempuan Dalam Pemilu 2019 Menarik Dipelajari
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ilustrasi) Warga mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 49 Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/4/2019). PSU dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran pada pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019 lalu, dan KPU Tangerang Selatan atas rekomendasi dari Bawaslu Tangsel melaksanakan PSU di 2 TPS di Kelurahan Ciputat Timur. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peluang keterwakilan perempuan duduk di kursi parlemen dipastikan meningkat pada Pemilu 2019.

Sekitar 40 persen dari total calon anggota legislatif perempuan berhasil melaju ke parlemen.

Direktur Estetika Institute, Estetika Handayani menilai hal ini jadi keuntungan besar agar perempuan bisa duduk di kursi pemerintahan.

Terlepas lolosnya perempuan ke parlemen karena politik dinasti atau dukungan elite tertentu, menurut dia setidaknya angka 40 persen jadi sebuah daya tarik tersendiri.

Baca: Alasan Polri Tidak Kabulkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen: Tidak Kooperatif

Baca: Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid Disebut Pernah Tolak Dirawat di RSJ

Baca: Respons Joko Driyono Sikapi Penundaan Sidang Tuntutannya untuk Kedua Kali

Baca: Gerindra Ngaku Berjasa Pada Kader PAN yang Dipenjara, Faldo : Bang Andre Aja Sekarang Lagi Dibully

Strategi para caleg perempuan menjangkau suara rakyat saat kampanye juga menarik untuk dipelajari sebagai acuan ke depan.

"Hingga kini total perempuan lulus sebagai DPR RI sebanyak 20,5% persen secara keseluruhan. Nah ini kita terus kaji untuk melihat strategi apa yang dilakukan di waktu kampanye menarik suara untuk bisa dijadikan acuan," kata Estetika Handayani, di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Bila menilik data KPU RI, partai politik yang paling banyak mengirim perwakilan perempuan ke parlemen adalah Partai Nasdem.

Mereka mampu meraih total suara 32,2 persen.

Angka ini jadi yang terbanyak sejak kuota 30 persen caleg perempuan per partai resmi berlaku pada 2008 lalu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas