Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cegah Intervensi Politik Proses Seleksi Capim KPK Harus Dipercepat

Situasi bakal lebih rumit jika seleksi yang merupakan tugas DPR periode sekarang, tiba-tiba harus anggota dewan baru yang menguji para calon pimpinan

Cegah Intervensi Politik Proses Seleksi Capim KPK Harus Dipercepat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan (tengah) dan Alexander Marwata (kedua kanan) berfoto bersama Ketua Pansel calon pimpinan KPK Yenti Garnasih (keempat kiri) dan anggota Pansel Capim KPK lainnya seusai pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (12/6/2019). Panitia seleksi calon pimpinan KPK bertemu dengan pimpinan lembaga antirasuah tersebut untuk membahas terkait proses seleksi pimpinan KPK jilid V berikut rekam jejak para calon yang ikut seleksi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Proses penyaringan calon pimpinan(capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang bergulir.

Tugas panitia seleksi calon pimpinan KPK pun kini diburu waktu dalam bekerja, diharapkan proses tersebut selesai sebelum pelantikan anggota DPR-RI periode 2019-2024.

“Tidak bagus jika negara menunda-nunda pelaksanaan tugas. Diselesaikan saja secepatnya," kata Pakar Hukum Tata Negara Irman Putrasidin, Senin(8/7/2019).

Menurut Irman, proses seleksi yang terlalu lama sarat kepentingan politik.

Apalagi beberapa bulan lagi anggota DPR RI yang baru bakal dilantik.

Baca: Rossa Beberkan Penyebab Ia dan Afgan Terlihat Jarang Bersama, Afgan Sampai Bilang Kangen

Baca: Sutopo Purwo Nugroho Meninggal, Rossa Ungkap Penyesalan yang Tak Sempat Terwujud

Baca: Kesaksian Petugas yang Angkat Peti Jenazah Sutopo: Enteng Banget, Sama Sekali Tak Berat

Situasi bakal lebih rumit jika seleksi yang merupakan tugas DPR periode sekarang, tiba-tiba harus anggota dewan baru yang menguji para calon pimpinan KPK.

Hal yang sama juga diungkapkan Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing.

Menurut dia, proses seleksi kandidat pimpinan lembag antirasuah harus diselesaikan DPR periode saat ini.

Tujuannya, mempersempit ruang kepentingan politik.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas