Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

TGB Diusulkan Masuk Kabinet Jokowi-Maruf

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2008-2018 TGB HM Zainul Majdi merupakan salah satu nama yang diusulkan.

TGB Diusulkan Masuk Kabinet Jokowi-Maruf
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Mantan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang pelantikan presiden-wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2019, nama-nama calon menteri mulai menyeruak. Partai politik maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) menyodorkan kader mereka.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2008-2018 TGB HM Zainul Majdi merupakan salah satu nama yang diusulkan. Pencapaian TGB semasa menjabat sebagai gubernur membuat dia layak untuk masuk bahan pertimbangan Joko Widodo-KH Maruf Amin.

"Saya menilai sudah saatnya TGB ini menjadi milik Indonesia. Bukan lagi milik NTB semata," kata Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Mataram, Bambang Mei Finarwanto, dalam keterangannya, Kamis (11/7/2019).

Baca: Menyamar jadi PSK untuk Bongkar Kasus, Dua Polwan Ini Kaget saat Tahu Siapa Bosnya

Menurut dia, TGB sebagai permata bagi NTB, namanya sanggup menarik perhatian seluruh Indonesia. Dan warga NTB secara tidak langsung bisa dikenal karena TGB.

Baca: Ayah Rudapaksa Anak Tiri Sejak Usia Belia, Ancam Ambil Ponsel Sebelum Lancarkan Aksi Asusila

Baca: SBMPTN Tahun 2019, Agroteknologi Jurusan Terfavorit Kedua Setelah Fakultas Kedokteran

Baca: Viral Hari Ini, Hindari Penagih Utang, Lihat Cara Wanita Ini Umpetin Mobil Mewah di Tenda Pecel Lele

Selama menjabat sebagai gubernur, kata dia, banyak hal luar biasa yang sudah dilakukan untuk NTB. Mulai dari peningkatan SDM, pengembangan pariwisata, pemberdayaan ekonomi, sampai sektor pertanian dan kelautan.

"Semestinya kita warga NTB satu suara mendukung TGB masuk pemerintahan Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf Amin. Jadi wajar ketika saya ke Jawa kemudian ditanya, dari mana? Ketika saya jawab NTB, orang akan menjawab, oh TGB ya," kata dia.

Selama tahapan kampanye di Pemilu 2019, dia melanjutkan, TGB terbukti sanggup berselancar di kerasnya pertarungan politik Pilpres 2019. Bahkan, Koorbid Keummatan DPP Partai Golkar itu menjadi salah satu komunikator Jokowi-Ma'ruf Amin yang handal.

Pria asli Surabaya ini menyebut, mengikuti pemberitaan aktivitas TGB mulai dari Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, bahkan hingga Pulau Sulawesi. Ajakan TGB untuk meletakkan politik secara wajar itu sudah tepat.

"Ketika ada isu soal agama, TGB mendinginkan situasi. Salah satu pernyataannya yang cukup baik adalah jangan sampai kontestasi politik merusak persaudaraan. Karena kata TGB, persaudaraan adalah aset tak terlihat milik Indonesia," sambungnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas