Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Manuver Politik

Arsul Sani: Kalau Pun Ada Penambahan Anggota Koalisi Mungkin Tak Lebih dari 1 Partai

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani memprediksi kemungkinan koalisi Joko Widodo akan bertambah satu parpol dari luar koa

Arsul Sani: Kalau Pun Ada Penambahan Anggota Koalisi Mungkin Tak Lebih dari 1 Partai
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani memprediksi kemungkinan koalisi Joko Widodo akan bertambah satu parpol dari luar koalisi.

"saya melihat, kalaupun berandai-andai ada pertambahan anggota koalisi itu tidak akan lebih dari 1 partai," kata Arsul di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).

Arsul beralasan, pemerintahan Jokowi ingin mendapatkan dukungan yang kuat di parlemen. Namun, ia menilai perlu ada penyeimbang di pemerintahan.

Baca: Diduga Penyakit Epilepsi Kabuh, Yuzrani Ditemukan Tewas di Dasar Kolam Pemadian Air Panas

Sebab, kata Arsul, jika semua parpol oposisi masuk kedalam pemerintahan, dikhawatirkan penyeimbang pemerintah lemah dan buruk bagi demokrasi.

"kalau sedikit saja nanti suara-suara yang diperlukan untuk penyeimbang itu hanya sayup-sayup terdengar saja, saya kira engga bagus juga dengan perkembangan Demokrasi kita," jelas Arsul.

Baca: KPK Lakukan OTT, Ruang Sekda Kudus Disegel

Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden terpilih Joko Widodo dalam menentukan porsi koalisi kedepan.

Sebelumnya, sejumlah parpol opoisis seperti Partai Gerindra, PAN dan Demokrat terus memberikan sinyal untuk bergabung ke koalisi Jokowi.

Jokowi juga terus memberikan sinyal dan membuka lebar bagi parpol untuk bergabung.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Manuver Politik

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas