Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tradisi Unik Idul Adha dari Berbagai Daerah, Mudik hingga Manten Sapi

Berikut ini Tradisi Unik Idul Adha dari Berbagai Daerah, Mudik hingga Manten Sapi

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tradisi Unik Idul Adha dari Berbagai Daerah, Mudik hingga Manten Sapi
surya/rahadian bagus
Berikut ini Tradisi Unik Idul Adha dari Berbagai Daerah, Mudik hingga Manten Sapi 

4. Manten Sapi, Pasuruan

Warga desa Watestai mengarak Manten Sapi menuju masjid Darul Falihin, Pasuruan, Sabtu (4/10/2014).
Warga desa Watestai mengarak Manten Sapi menuju masjid Darul Falihin, Pasuruan, Sabtu (4/10/2014). (surya/rahadian bagus)

Dalam rangka menghormati hewan kurban yang akan disembelih, warga Pasuruan akan mendandani hewan kurban terlebih dahulu.

Sapi tersebut didandani dengan bunga tujuh rupa dan berbagai macam pernak-pernik berwarna-warni yang akan dikenakan pada hewan kurban.

Setelah itu, hewan kurban akan diarak.

5. Toron, Madura

Sejumlah Pemudik motor melintas di Kalimalang,  Jakarta Timur, Sabtu (8/6/2019) siang untuk kembali ke ibu kota.
Sejumlah Pemudik motor melintas di Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (8/6/2019) siang untuk kembali ke ibu kota. (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Jika kebanyakan masyarakat Indonesia mudik pada saat Hari Raya Idul Fitri saja, masyarakat asal Madura mempunyai tradisi untuk mudik saat Hari Raya Idul Adha.

Tradisi tersebut dinamakan Toron.

Rekomendasi Untuk Anda

Toron sendiri berarti "turun kebawah" atau pulang kampung.

Makna toron selain pulang kampung, yakni untuk menjalin tali silaturahmu antar keluarga dan kerabat orang Madura yang di tanah kelahirannya.

Bukan hanya mudik saat Idul Adha, namun juga saat menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW.

6. Apitan, Semarang

Apitan
Apitan (budayajawa.id)

Di ibu kota Jawa Tengah, Semarang terdapat tradisi yang bernama Apitan.

Tradisi tersebut yakni sedekah bumi dengan cara mengarak tumpeng dan hasil bumi di jalan raya.

Tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

Setelah didoakan, warga akan berebut gunungan yang berisi hasil bumi tersebut.

Baca: Hari Raya Idul Adha TIKI dan JNE Bagikan 5.000 Bungkus Daging Hewan Kurban

Baca: Meski dalam Tahanan, Nunung Tetap Berkurban Sapi dan Kambing

(Tribunnews.com/ Renald)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas