Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hakim PN Tangerang Kabulkan KPK Jadi Pihak Ketiga Gugatan Sjamsul Nursalim

"Putusan Sela tersebut mengabulkan permohonan KPK untuk menjadi pihak ketiga yang berkepentingan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Hakim PN Tangerang Kabulkan KPK Jadi Pihak Ketiga Gugatan Sjamsul Nursalim
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah saat konferensi pers di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, pada Kamis (8/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang mengabulkan permohonan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi pihak ketiga yang terganggu kepentingannya dalam gugatan perdata yang diajukan pemegang saham BDNI Sjamsul Nursalim terhadap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Auditornya I Nyoman Wara.

Diketahui, gugatan ini diajukan Sjamsul melalui kuasa hukumnya atas laporan investigatif BPK terkait kerugian negara dalam kasus korupsi Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) yang kini menjeratnya.

Baca: Respons Kuasa Hukum Soal Penetapan DPO Sjamsul Nursalim

"Dalam perkara perdata No. 144/Pdt.G/2019/PN Tng telah dibacakan putusan sela dalam gugatan yang diajukan oleh Sjamsul Nursalim di PN Tangerang. Putusan Sela tersebut mengabulkan permohonan KPK untuk menjadi pihak ketiga yang berkepentingan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Permohonan KPK ini dikabulkan Hakim dengan pertimbangan lembaga antirasuah masih melakukan penyidikan terhadap Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim dalam kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI.

Dalam kasus ini, KPK menunjuk auditor BPK untuk melakukan perhitungan kerugian negara serta ahli dalam persidangan kasus ini.

Laporan audit itu pun telah disusun oleh I Nyoman Wara dan disampaikan di persidangan perkara korupsi SKL BLBI dangan dengan terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung.

"Majelis juga menilai cukup alasan bagi KPK untuk masuk sebagai pihak ketiga dan KPK juga mempunyai kepentingan hukum atas obyek hasil audit BPK-RI yg dipermasalahkan dalam gugatan ini," katanya.

Lebih lanjut, Febri Diansyah menyampaikan dalam persidangan lanjutan gugatan perdata akan dilanjutkan pada Kamis (15/8) di Pengadilan Negeri Tangerang.

Agenda selanjutnya adalah mediasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas