Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jatim Jadi Daerah Sebaran JAD, Kapolri Sebut Masih Terkait Bom Gereja : Minta Polisi Selalu Waspada

Jatim Jadi Daerah Sebaran JAD, Kapolri Sebut Masih Terkait Bom Gereja : Minta Polisi Selalu Waspada.

Jatim Jadi Daerah Sebaran JAD, Kapolri Sebut Masih Terkait Bom Gereja : Minta Polisi Selalu Waspada
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi Aiptu Agus Sumarsono, anggota Polsek Wonokromo korban serangan terduga teroris di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin (19/8). Dalam kesempatan itu, kapolri juga memberi keterangan pers terkait kerushuan di Manokwari, Papua. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Jatim Jadi Daerah Sebaran JAD, Kapolri Sebut Masih Terkait Bom Gereja : Minta Polisi Selalu Waspada

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Pria berinisal IM yang menjadi pelaku penyerangan Polsek Wonokromo merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian menuturkan, kawasan Jatim ternyata menjadi bagian persebaran anggota kelompok JAD.

Oleh karena itu, ia mengimbau, agar masyarakat Jatim senantiasa mawas dan hati-hati dengan perubahan perilaku sosial kelompok tertentu yang tak lazim dari kebanyakan mayoritas.

"Jaringan kok ada di Jawa Timur, tapi kami tidak akan sebutkan," katanya selepas menjenguk anggota Mapolsek Wonokromo yang dibacok teroris di RS Bhayangkara, Surabaya, Senin (19/8/2019).

Tito enggan mengungkap, secara kuantitas jumlah persebaran JAD di Jatim.

Namun ia mengaku, punya data lengkap terkait itu.

 

Baca selengkapnya >>>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Januar Adi Sagita
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas