Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seleksi Pimpinan KPK

Pansel Diminta Tak Tanggapi Oknum WP KPK And The Gang

Neta S Pane melihat, oknum WP KPK and the Gang hanya ingin menggagalkan kerja Pansel.

Pansel Diminta Tak Tanggapi Oknum WP KPK And The Gang
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, ditemui dalam Diskusi Publik 'Netralitas TNI-Polri Jadi Sorotan', di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Indonesia Police Watch (IPW) meminta Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu mendengarkan apalagi menanggapi oknum Wadah Pegawai (WP) KPK and the Gang.

Karena, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane melihat, oknum WP KPK and the Gang hanya ingin menggagalkan kerja Pansel.

Untuk itu Pansel KPK diharap untuk tetap bekerja serius untuk menuntaskan target kerjanya, pada 2 September 2019 menyerahkan 10 nama ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Oknum-oknum tersebut mencatut 500 nama karyawan KPK untuk menolak Irjen Firli menjadi capim KPK dan oknum oknum tersebut akan menggalang demo untuk menolak keberadaan capim dari Polri," ujar Neta S Pane kepada Tribunnews.com, Jumat (30/8/2019). 

IPW menilai, Oknum WP KPK itu lupa bahwa dirinya adalah pegawai negara yang dibiayai negara. 

Baca: Menghilang Sejak Upacara 17-an, Gadis Anggota Paskibra Ini Ternyata Nongkrong Bersama Anak Punk

Dalam sistem kepegawaian, dia mengingatkan bahwa pegawai negara atau pegawai pemerintahan, yakni seorang ASN dilarang bermain-main politik-politikan yang bisa menghancurkan institusinya.

Apalagi imbuh dia, bermain-main politik dengan  menghalalkan berbagai cara. 

Karena itu IPW menilai, sangat diperlukan seorang pimpinan KPK yang tegas untuk bisa menertibkan mengendalikan, dan menciptakan paradigma baru KPK ke depan.

Sehingga tidak ada lagi oknum WP KPK and the Gang bermain-main politik di institusi antirasuah tersebut.

"Dari kasus oknum WP KPK and the Gang ini terlihat bahwa KPK saat ini semakin tidak terkendali dan semau gue. Sehingga ke depan perlu ada pimpinan KPK yang bisa menertibkan, mengendalikan, dan menciptakan paradigma baru KPK ke depan," tegas Neta S Pane.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Seleksi Pimpinan KPK

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas