Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tahun Baru Islam

Bacaan Doa Awal Tahun Baru Islam 1441 H Bulan Muharram, Dibaca Mulai Malam Ini Setelah Maghrib

Bacaan doa awal Tahun Baru Islam 1441 H bulan Muharram, dibaca mulai malam nanti usai Maghrib.

Bacaan Doa Awal Tahun Baru Islam 1441 H Bulan Muharram, Dibaca Mulai Malam Ini Setelah Maghrib
iStock
Bacaan doa awal Tahun Baru Islam 1441 H bulan Muharram, dibaca mulai malam nanti usai Maghrib. 

Bacaan doa awal Tahun Baru Islam 1441 H bulan Muharram, dibaca mulai malam nanti usai Maghrib.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini bacaan doa awal Tahun Baru Islam 1441 H bulan Muharram, dibaca mulai Sabtu (31/8/2019) malam nanti setelah Maghrib.

Tanggal 1 Muharram 1441 H akan jatuh pada Minggu (1/9/2019) besok, tepatnya dimulai sejak Sabtu malam ini.

Bulan Muharram merupakan bulan yang dimuliakan dalam Islam, bahkan mendapat julukan bulan Allah atau syahrullah.

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, ratusan warga Pela Mampang RW.013 gelar pawai obor, Senin (10/9/2018) malam. Kegiatan ini dimulai di depan Masjid Darrusalam Jl Bangka 2 F. Tribunnews.com/IST
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, ratusan warga Pela Mampang RW.013 gelar pawai obor, Senin (10/9/2018) malam. Kegiatan ini dimulai di depan Masjid Darrusalam Jl Bangka 2 F. Tribunnews.com/IST (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Pasalnya, selama bulan Muharram terhadap amalan sunah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan yakni puasa.

Baca: Malam 1 Suro, Ini Sederet Amalan yang Diajurkan Rasulullah di Bulan Muharram

Baca: Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H dalam Bahasa Indonesia hingga Inggris

Dikutip Tribunnews dari Islami.com, melakukan amalan sunah puasa pada bulan Muharram didasarkan pada hadis riwayat Abu Hurairah berikut ini:

جاء رجل إلى النبي ضلى الله عليه وسلم فقال: أي الصيام أفضل بعد شهر رمضان؟ قال: شهر الله الذي تدعونه المحرم

Seseorang datang menemui Rasulullah SAW, ia bertanya, ‘Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afdhal? Nabi menjawab, ‘Puasa di Bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram.” (HR: Ibnu Majah)

Juga dalam hadis riwayat Muslim di bawah ini:

أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas