Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seleksi Pimpinan KPK

PUSAKA FH Undip Ajak Masyarakat Awasi Kinerja 5 Pimpinan Baru KPK

Kritik dan suara lantang pun harus dilakukan elemen masyarakat, kalau menemui kinerja KPK melenceng dari ketentuan.

PUSAKA FH Undip Ajak Masyarakat Awasi Kinerja 5 Pimpinan Baru KPK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjalani uji kepatutan dan kelayakan di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK akan berlangsung selama dua hari yaitu pada 11-12 September 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pusat Kajian Antikorupsi (PUSAKA) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah mengajak masyarakat megawal dan mengawasi kinerja lima pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pimpinan KPK telah terpilih. Apapun hasilnya kita harus hormati. Tapi secara ketat harus kita kawal, kita awasi," ujar Ketua PUSAKA FH Undip, Pujiyono, kepada Tribunnews.com, Jumat (13/9/2019).

Kritik dan suara lantang pun harus dilakukan elemen masyarakat, kalau menemui kinerja KPK melenceng dari ketentuan.

"Harus selalu kita "semprit" jika melenceng. Karena masyarakat sebagai pemilik kedaulatan,
Segenap komponen elemen masyarakat antikorupsi harus turun untuk mengembalikan pemberantasan tindak pidana korupsi pada rel yang sebenarnya," tegasnya.

Baca: Pimpinan KPK Satu Situmorang Pamit dari Jabatan Ketua KPK, Minta Maaf ke Pegawai

Dia mengingatkan, upaya pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggungjawab pimpinan KPK.

Masyarakat juga kata dia, harus berperan aktif mengawasi, mengawal dan menyemai budaya antikorupsi.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI telah merampungkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper tes) terhadap 10 Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca: Wapres JK Dorong Pemanfaatan Teknologi dalam Pengembangan Transportasi Tanah Air

Dari 10 Capim KPK, Komisi III melakukan voting untuk menentukan 5 orang yang terpilih menjadi Komisioner KPK periode 2019-2023.

Adapun 5 Capim yang terpilih menjadi komisioner KPK yakni:

Alexander Marwata (Komisioner KPK), Firli Bahuri (Anggota Polri), Lili Pintauli Siregar (Advokat), Nawawi Pomolango (Hakim) dan Nurul Ghufron (Dosen‎).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Seleksi Pimpinan KPK

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas