Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kabut Asap

Ular Kobra Keluar dari Sarang karena Terdampak Kebakaran Hutan

Sejumlah petugas yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri. Beruntung, ular kobra tersebut tidak menyerang petugas.

Ular Kobra Keluar dari Sarang karena Terdampak Kebakaran Hutan
Grid.ID
Foto ilustrasi 

"Ukuran besarnya kurang bisa mastikan, yang jelas tidak kecil. Kami juga dapat informasi dari Sekdes Kemang, itu ular king kobra. Tapi saya belum bisa pastikan apakah di Pelalawan memang ada spesies king kobra," kata Syailendra.

Selaku pimpinan, Syailendra selalu berpesan kepada seluruh anggota untuk waspada terhadap hewan buas saat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Apalagi, bagi tim yang bermalam di hutan. Saat habitat terbakar, binatang buas yang terdesak bisa saja menyerang petugas.

"Kami harus selalu waspada terhadap hewan buas, salah satunya ular. Apalagi kalau ada rencana pemadaman malam, syaratnya harus dipastikan dulu areal terbakar bukan habitat satwa liar khususnya ular beracun," ujar Syailendra.

Tim Manggala Agni Daops Rengat yang bertemu dengan ular kobra saat melakukan pemadaman karhutla di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada akhir bulan Agustus 2019 lalu
Tim Manggala Agni Daops Rengat yang bertemu dengan ular kobra saat melakukan pemadaman karhutla di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada akhir bulan Agustus 2019 lalu (KOMPAS.com/IDON)

Menurut Syailendra, lebih baik berdiri di lahan yang sudah terbakar daripada berteduh di semak-semak. Hal itu untuk mewaspadai serangan ular.

Sebelumnya, pemadaman titik api dilakukan pada kebakaran hutan penyangga kawasan hutan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan di Desa Sungai Guntung, Kecamatan Rengat.

Hutan ini merupakan habitat harimau sumatera, beruang, dan juga buaya. Beruntung, saat pemadaman petugas tidak menjumpai para hewan buas tersebut.

"Kalau ketemu harimau dan beruang atau buaya belum ada. Saat ini cuma ular saja. Semoga saja tidak jumpa. Tapi titik api di Desa Sungai Guntung juga sudah berhasil kita padamkan," ucap Syailendra.

Ular Sanca mati terbakar

Temuan ular di lokasi karhutla juga pernah dialami tim Manggala Agni Daops Pekanbaru.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Surya
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kabut Asap

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas