Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

10 FOTO Demo Mahasiswa Tolak RKUHP & KPK di Gedung DPR, Polisi Lepaskan Tembakan Gas Air Mata

Mahasiswa dan pelajar melancarkan aksi demo di depan Gedung DPR RI untuk menolak RKUHP dan revisi UU KPK pada Senin (30/9/2019).

10 FOTO Demo Mahasiswa Tolak RKUHP & KPK di Gedung DPR, Polisi Lepaskan Tembakan Gas Air Mata
TribunJakarta.com/ Elga Hikari Putra
Mahasiswa dan pelajar melancarkan aksi demo di depan Gedung DPR RI untuk menolak RKUHP dan revisi UU KPK pada Senin (30/9/2019). 

Mahasiswa dan pelajar melancarkan aksi demo di depan Gedung DPR RI untuk menolak RKUHP dan revisi UU KPK pada Senin (30/9/2019).

TRIBUNNEWS.COM - Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta melaksanakan demo di depan Gedung DPR RI.

Demo yang dilaksanakan pada Senin (30/9/2019) hari ini untuk menolak RKUHP dan revisi UU KPK yang saat ini tengah menjadi perbincangan publik.

Aksi demo ini juga bertepatan dengan masa akhir anggota DPR RI periode 2014-2019.

Baca: Demo Pelajar Bentrok, KRL di Stasiun Palmerah Tertahan Lebih dari 45 Menit

Baca: Kericuhan Pecah di Jembatan Slipi, Polisi Tembakan Gas Air Mata ke Arah Massa

Seperti dalam pantauan di YouTube KompasTV, tampak massa meneriakan orasi mereka di depan Gedung DPR RI yang tengah dijaga oleh anggota polisi.

Demo pun pecah sekitar pukul 16.40 WIB dengan massa melempari batu ke arah polisi yang tengah berjaga.

Hal ini membuat polisi langsung menembakkan gas air mata ke arah ribuan demonstran yang terdiri mahasiswa dan para pelajar.

Massa pun berhamburan menghindari tembakan gas air mata yang ditembakkan oleh anggota kepolisian.

Baca: TERKINI Demo di Gedung DPR, Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa Berhamburan, Ada yang Bertahan

Baca: Demo di Gedung DPR RI: Massa Merangsek Masuk Tol Dalam Kota, Batu-batu Beterbangan

Koordinator yang berada di atas mobil komando pun meminta pihak kepolisian untuk tidak melakukan tindakan represif kepada massa.

"Kami perintahkan polisi jangan maju ke depan,"

Halaman
123
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas