Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ade Irma Suryani Jadi Korban Paling Muda dari G30S, Sebelum Tertembak: Apa Salah Adek?

G30S menjadi peristiwa mencekam sepanjang sejarah, dan beginilah kisah korban paling muda di peristiwa tersebut, Ade Irma Suryani

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Sri Juliati
zoom-in Ade Irma Suryani Jadi Korban Paling Muda dari G30S, Sebelum Tertembak: Apa Salah Adek?
KOMPAS.COM/Wienda Putri Novianty
G30S menjadi peristiwa mencekam sepanjang sejarah, dan beginilah kisah korban paling muda di peristiwa tersebut, Ade Irma Suryani 

G30S menjadi peristiwa mencekam sepanjang sejarah, dan beginilah kisah korban paling muda di peristiwa tersebut, Ade Irma Suryani

TRIBUNNEWS.COM - G30S menjadi peristiwa mencekam sepanjang sejarah, dan beginilah kisah korban paling muda di peristiwa tersebut, Ade Irma Suryani.

Pahlawan Nasional Indonesia berguguran saat peristiwa Gerakan 30 September (G30S).

Selain pembunuhan berantai, ada pula penculikan oleh pasukan G30S pada 1 Oktober 1965.

Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution adalah satu pahlawan yang berhasil lolos dari penculikan tersebut.

Meski lolos dari penculikan, putri bungsunya, Ade Irma Suryani yang berusia 5 tahun justru tertembak dari dekat.

Kejadian tersebut terjadi saat Ade Irma akan diamankan oleh adik Nasution, Mardiah.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikutip dari Grid.ID, Ade Irma tidak langsung tewas paska penembakannya.

Baca: Hari Ini Tepat 21 Tahun Lalu, Jenderal Ini yang Pertama Larang Tayang Film Pengkhianatan G30S/PKI

Baca: Museum Sasmitaloka Ahmad Yani, Saksi Bisu Tragedi G30S yang Menewaskan Jenderal Ahmad Yani

Ade Irma tertembak di rumahnya di Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta.

Ia tertembak di bagian punggung dan sempat dirawat selama 6 hari.

Peluru bersarang di limpanya dan ia dibawa ke RSPAD.

Sebelum meninggal dunia, Ade Irma kerap bertanya pada ayahnya dan ibunya bahkan kakaknya.

Ucapan tersebut tertulis di Museum Jenderal AH Nasution pada lukisan Ade Irma.

Saat tertembak, ia bertanya kepada ayahnya, "Papa....apa salah adek?"

Setelah itu, diketahui, ia sempat menjalani beberapa operasi dan mengatakan kepada kakaknya, "Kakak jangan menangis, adik sehat."

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas