Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menkopolhukam Wiranto Diserang

Fakta Baru Penusukan Menkopolhukam, Abu Rara Tak Tahu Sasarannya Wiranto, Stres & Ingin Dipenjara

Realita di balik insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto, pelaku SA alias Abu Rara mengaku stres dan ingin dipenjara.

Fakta Baru Penusukan Menkopolhukam, Abu Rara Tak Tahu Sasarannya Wiranto, Stres & Ingin Dipenjara
Youtube.com
Sepasang suami istri pelaku penikaman Menkopolhukam Wiranto 

TRIBUNNEWS.COM - Realita di balik insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto, pelaku SA alias Abu Rara mengaku stres dan ingin dipenjara.

Pelaku penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto, Abu Rara mengungkapkan fakta di balik insiden penusukan.

Kepada polisi, dirinya mengatakan jika ingin ditangkap karena takut jika pimpinan Jamaah Ansharut Dhaulah (JAD) yang diikutinya yang ditangkap.

SA memiliki harapan ditangkap polisi setelah merasa stres dan takut karena perekrutnya, AZ, pimpinan Jamaah Ansharut Dhaulah (JAD) ditangkap polisi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, SA berbagi tugas dengan istrinya, FA, untuk menyerang Wiranto secara spontan.

 Menkopolhukam Wiranto Masih Sadar setelah Insiden Penusukan, Terus Rapalkan Zikir Tahan Rasa Sakit

"Jadi dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan, dia sudah berkomitmen dengan istri, 'kamu menyerang anggota polisi, saya akan menyerang pejabat itu'," kata Dedi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (11/10/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menunjukkan foto pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto SA, FA, serta senjata yang digunakan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (11/10/2019).(KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menunjukkan foto pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto SA, FA, serta senjata yang digunakan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (11/10/2019).(KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari) ( )

"Dia punya harapan, 'Saya ditangkap, saya akan melakukan lakukan perlawanan semaksimal mungkin'," ujar dia.

Pengakuan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku oleh kepolisian dalam dua hari ini.

"Begitu juga istrinya. Dia bilang, 'kamu melakukan perlawanan sebisa mungkin'. Makanya sampai istrinya nekat melakukan perlawanan ke Kapolda," kata Dedi.

Dari hasil pemeriksaan, SA menyampaikan kepada penyidik bahwa dia beraksi setelah mencari tahu ada keramaian.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Salma Fenty Irlanda
  Loading comments...

Berita Terkait :#Menkopolhukam Wiranto Diserang

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas