Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mulai Hari Ini Hingga 20 Oktober Tak Boleh Ada Demo

Sandiaga mengaku merasa tersanjung atas penyerahan undangan secara langsung oleh Ketua MPR ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Mulai Hari Ini Hingga 20 Oktober Tak Boleh Ada Demo
Tribunnews/JEPRIMA
Pengusaha yang juga mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (keempat kanan) bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo saat memberikan keterangan pers disaksikan oleh Wakil Ketua MPR Syarief Hasan, Jazilul Fawaid, Asrul Sani dan fadel Muhammad di Kediaman Sandiaga Uno, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019). Kedatangan pimpinan MPR tersebut untuk memberikan undangan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang. Tribunnews/Jeprima 

Hal itu disampaikan Andi Gani Nena Wea selaku Ketua Umum Organ Relawan Jokowi sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Syukuran Inaugurasi Presiden & Wakil Presiden RI 2019-2024, Jokowi-Ma'ruf, di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Andi mengatakan, kegiatan ini bukan hanya untuk pendukung Jokowi-Ma'ruf karena kontestasi Pilpres 2019 sudah berakhir.

Baca: Pelantikan Presiden: Ada Perubahan Jadwal Pelaksanaan hingga Ini Menu Makanan yang Disediakan

"Sudah tidak ada cebong dan kampret lagi, kami persilahkan semuanya untuk hadir," ujarnya.

"Saya tidak menutup kemungkinan untuk itu (undang Prabowo). Toh kompetisi sudah selesai. Apalagi Pak Prabowo sahabatnya Pak Jokowi, dan panitia akan menyampaikan undangan ke Pak Prabowo," papar Andi.

Ia menjelaskan, usai proses pelantikan di Gedung DPR/MPR RI, para relawan akan menyambut kedatangan Jokowi-Ma'ruf di tepi jalan mulai Patung Kuda hingga halaman Istana Negara.

Selain itu, akan disiapkan enam panggung untuk pagelaran seni dan budaya.

"Parade seni budaya dan kuliner dari seluruh provinsi di Indonesia akan dimulai lagi jelang kedatangan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia tiba di Istana Merdeka," jelasnya.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo berbincang bersama Pengusaha yang juga mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat akan memberikan keterangan pers di Kediaman Sandiaga Uno, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019). Kedatangan pimpinan MPR tersebut untuk memberikan undangan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang. Tribunnews/Jeprima
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo berbincang bersama Pengusaha yang juga mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat akan memberikan keterangan pers di Kediaman Sandiaga Uno, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019). Kedatangan pimpinan MPR tersebut untuk memberikan undangan pelantikan presiden-wakil presiden terpilih periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)
Rekomendasi Untuk Anda

Andi memperkirakan acara syukuran pelantikan presiden dan wakil presiden ini akan dihadiri ribuan orang.

Namun, ia memastikan tidak ada relawan yang bergerak menuju gedung DPR/MPR.

Panitia menyiapkan lima layar berukuran besar untuk acara nonton bareng proses pelantikan Jokow-Ma'ruf.

Andi mengatakan akan ada 392 orang relawan Jokowi-Ma'ruf yang meramaikan syukuran pelantikan ini di halaman Istana Negara. Nantinya, enam orang perwakilan relawan akan diajak masuk ke dalam Istana Negara untuk menemui Jokowi-Ma'ruf.

Ia memastikan tak ada kemewahan dalam proses perayaan pelantikan tokoh jagoan mereka ini.

Baca: Rumah Dinas di Sidoarjo Disterilisasi, Peltu YNS Masih Dampingi Istrinya Diperiksa Polisi

"Presiden ingin ini dirayakan dengan suasana kerakyatan dan kesederhanaan. Tidak ada resepsi yang berlebihan. Jadi, nanti Presiden-Wakil Presiden akan menemui massa relawan di halaman istana," ujarnya.

Selain di Jakarta, rangkaian kegiatan syukuran inaugurasi Jokowi-Ma'ruf juga akan digelar di beberapa kota lainnya. Di antaranya di Yogyakarta pada 19 Oktober 2019, dengan melibatkan ribuan peserta.

Acara tersebut juga diiisi oleh marching band Universitas Gajah Mada (UGM) dan barisan prajurit keraton.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas