Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Putra Jokowi Sambangi Rumah Megawati, Ini Penjelasan Sekjen PDIP

Hasto Kristiyanto menjelaskan maksud kedatangan putra sulung Presiden Joko Widodo ke rumah megawati

Putra Jokowi Sambangi Rumah Megawati, Ini Penjelasan Sekjen PDIP
Danang Triatmojo
Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjelaskan maksud kedatangan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kemarin pada saat pelantikan Kabinet Indonesia Maju, pada saat pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Ibu Megawati kemudian ada mas Gibran, dan (dalam kesempatan itu) disampaikan bahwa mas Gibran mau bersilaturahmi," ucap Hasto di Kediaman Megawati, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

Gibran Rakabuming Raka menyambangi kediaman Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar No.27, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019) siang.
Gibran Rakabuming Raka menyambangi kediaman Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar No.27, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019) siang. (Danang Triatmojo)

Hasto mengaku dalam ajang silaturahmi ini, banyak hal yang akan disampaikan. Apalagi, Gibran juga sudah resmi berstatus kader PDIP.

Soal hubungan antara sowannya Gibran ke Megawati berkenaan dengan rencana sang putra sulung Jokowi ini untuk maju Pilwalkot Solo 2020, Hasto menjelaskan urusan Pilkada sudah memiliki mekanisme tersendiri.

Hasto menjelaskan, PDIP harus lebih dulu melakukan survei, kemudian memetakan ruang-ruang politik. Setelahnya baru keputusan diambil oleh sang Megawati.

"Kalau urusan Pilkada sudah ada mekanismenya, jadi nanti ada survei, ada pemetaan politik, baru keputusan politik yang diambil Ibu Mega," jelas dia.

Sebelumnya, Gibran yang kini sudah menjadi Kader PDI Perjuangan berniat maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Solo di Pilkada 2020.

Gibran menyatakan akan maju di Pilkada Solo lewat PDIP. Namun peluangnya mendaftar lewat DPC PDIP telah tertutup.

DPC PDIP Kota Solo di bawah kepemimpinan FX Hadi Rudyatmo telah memutuskan mengusung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa.

Oleh karena itu, Gibran berniat maju melalui jalur lain yakni Dewan Perwakilan Pusat atau Dewan Perwakilan Daerah demi bisa melenggang di Pilwakot Solo 2020.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas