Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Jokowi Minta Wamenag Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pesantren

"Ketika dipanggil presiden, beliau memberi arahan pada saya terkait dengan penugasan sata di Wakil Menteri Agama (Wamenag)," katanya

Jokowi Minta Wamenag Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pesantren
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid, di Istana Wakil Presiden, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik 12 wakil menteri (wamen) Jumat (25/10/2019) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, termasuk di antaranya Zainut Tauhid Sa'adi.

Ditemui usai pelantikan, Zainut ‎Tahuid Sa'adi mengatakan Presiden Jokowi berpesan agar fokus pada program pendidikan di jalur madrasah, pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya.

Baca: Wahyu Sakti Trenggono Jadi Wakil Prabowo, Yunarto Wijaya Bereaksi: Merenungnya Pasti Panjang

"Ketika dipanggil presiden, beliau memberi arahan pada saya terkait dengan penugasan sata di Wakil Menteri Agama (Wamenag). Beliau lebiih menekankan bagaimana meningkatkan program pendidikan khususnya di madrasah, pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya," ungkap Zainut Tauhid di komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Zainut Tauhid melanjutkan presiden menganggap ini penting karena dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sehingga keluaran dari madrasah maupun pesantren memiliki tingkat kompetisi yang sama dengan keluaran dari sekolah umum lainnya.

"Beliau (Jokowi) juga menyampaikan untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren. ‎Diharapkan bisa menjembatani dengan dunia usaha sehingga khusus untuk peningkatan skill. Saya kira itu penting karena pondok pesantren yang sekarang sudah ada Undang-Undangnya," tuturnya.

Dikonfirmasi apakah setelah resmi menjabat sebagai Wamen Agama, dia akan mundur dari jabatannya, Wakil Ketua Umum MUI?

Zainut yang juga politikus PPP ini menjawab tidak ada aturan yang menyatakan dirinya harus mundur.

Baca: Wamen Budi Arie Setiadi Potong Tumpeng Bersama Relawan Projo Usai Pelantikan

 

Namun dia akan mempelajari lebih lanjut aturannya karena baru dilantik.

"Tidak ada aturan untuk mundur, nanti dibicarakanlah, baru sehari. Saya dikasih tahu jadi Wamen jam 11 malam," tambahnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas