Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bicara Soal Perbedaan, Menteri Agama: Kalau Dunia Mengacu Piagam PBB, Indonesia Punya Pancasila

Sebagai pengantar, Fachrul Razi menyinggung tokoh dunia yang membentuk PBB untuk menampung bermacam-macam perbedaan di dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Bicara Soal Perbedaan, Menteri Agama: Kalau Dunia Mengacu Piagam PBB, Indonesia Punya Pancasila
Danang Triatmojo
Menteri Agama Fachrul Razi di Masjid Istiqlal 

Menteri Agama Fachrul Razi menjadi khatib dalam ibadah Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019) siang.

Dalam khutbahnya, Fachrul menyampaikan kunci penyelesaian masalah hingga pemimpin yang adil.

Di atas mimbar, Fachrul menyampaikan Islam memberi pelajaran bagi para pemimpin untuk berbuat adil.

Karena, terciptanya keadilan di tengah masyarakat akan berdampak pada kemudahan untuk menghadirkan persatuan, begitu pun sebaliknya.

"Islam juga memberi pelajaran kepada para pemimpin. Kalau pemimpin tidak adil maka rakyatnya tidak bahagia. Kalau tidak bahagia maka tidak mungkin bisa diajak bersatu," kata Fachrul.

Lalu Fachrul, mengutip surah An-Nisa' ayat 58 yang menjelaskan tentang petunjuk bagi para pemimpin.

Disampaikan, jika seorang pemimpin diberi amanah, maka ia hendaknya berlaku adil.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pesan-Nya kepada pemimpin adalah bila kau diberi amanah, maka kau hendaknya berlaku adil. Bila kau menetapkan hukum di antara manusia, kau harus menetapkan hukum dengan seadil-adilnya," jelasnya.

Seringkali, lanjut dia, orang melakukan kejahatan di ruang sepi dan tertutup dengan harapan KPK atau aparat penegak hukum lainnya tidak tahu.

Namun, mereka lupa bahwa Tuhan punya sifat Maha Mendengar dan Maha Melihat.

"Acapkali orang melakukan kejahatan diruang sepi dan tertutup, mungkin diharapkannya, mohon maaf, KPK tidak lihat. Atau aparat hukum tidak lihat," ujar Fachrul.

"Allah katakan, sesungguhnya Aku Maha Mendengar dan Maha Melihat. Dimana pun kau lakukan perbuatan yang melanggar hukum, yang maksiat itu, Aku akan tahu," imbuh dia.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas