Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cangkul dan Pacul Masih Impor, Jokowi Jengkel

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa jengkel saat Indonesia masih mengimpor barang seperti pacul dan cangkul.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Cangkul dan Pacul Masih Impor, Jokowi Jengkel
Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV
Presiden RI, Joko Widodo 

Kepala Negara meminta sebisa mungkin untuk tidak mengimpor cangkul dan pacul.

“Ini tolong didesain, ini masih satu barang, barang yang lain masih ribuan,” ujarnya.

Dikutip dari laman Kompas.com, dengan banyaknya barang impor, Jokowi meminta LKPP untuk memilah barang mana saja yang harus impor.

Jangan sampai hal-hal seperti pacul dan cangkul Indonesia masih mengandalkan dari luar negeri.

"Kalau yang impor stabilo merah saja, enggak usah.”

Jokowi juga menyinggung mengenai hobi Indonesia yang suka impor tanpa melihat neraca perdagangan yang defisit.

“Lha bagaimana kita masih senang impor, padahal neraca perdagangan kita defisit, tapi kita hobi impor," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Adanya impor barang yang dinilai tidak perlu ini membuat Kepala Negara geram.

"Kebangetan banget, uangnya pemerintah lagi. Kebangetan kalau itu masih diteruskan, kebangetan," ungkap Jokowi geram.

Adanya impor produk memang membuat barang menjadi jauh lebih murah.

Serta mendatangkan banyak keuntungan bagi para pengusaha.

Meski begitu, dengan mengembangkan produk lokal dan UKM akan dapat membuka lapangan kerja.

Hal ini senada dengan prioritas Pemerintahan periode Joko Widodo dan Ma’ruf Amin lima tahun kedepan, yakni adanya pencipta lapangan kerja.

"Goal besar dari setiap pekerjaan kita adalah cipta lapangan kerja,” ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna perdana Kabinet Indonesia Maju, dikanal Youtube Sekertariat Presiden.

Jokowi juga meminta agar seluruh pejabat Negara paham betul terkait adanya cipta lapangan kerja.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas