Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi dan Surya Paloh Disebut Saling Sindir, Pengamat: Malah Bagus, Ini Progres Demokrasi Indonesia

Pengamat dari UGM sebut saling sindir Jokowi dan Surya Paloh bagus lantaran memberi kesadaran masyarakat soal fenomena politik dua kaki dalam koalisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ifa Nabila
zoom-in Jokowi dan Surya Paloh Disebut Saling Sindir, Pengamat: Malah Bagus, Ini Progres Demokrasi Indonesia
YouTube Talk Show tvOne
Direktur Presidential Studies Decode UGM Nyarwi Ahmad menganggap fenomena saling sindir Jokowi dan Surya Paloh justru bagus lantaran menunjukkan progres demokrasi di Indonesia. 

"Atau yang kedua soal otonomi partai misalnya, boleh enggak, partai yang misalnya sudah berkoalisi punya otonomi juga, menjalin kerja sama," jelas Nyarwi.

"Ini kan persoalan juga yang sebenarnya kalau ini enggak muncul antar elite, kita juga enggak tahu kan ini akan kemudian menjadi isu dalam demokrasi."

Berikut video lengkapnya:

Dikutip dari Kompas.com, Senin (11/11/2019), Jokowi sempat berkelakar soal rangkulan Surya Paloh dan Sohibul Iman.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pidato pembukaan HUT ke-55 Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Ketika menyapa para hadirin, Jokowi tak lupa menyebut nama Surya Paloh serta melontarkan candaannya tentang pertemuan dengan Sohibul Iman.

"Yang saya hormati para ketua umum, Bapak Surya Paloh yang kalau kita lihat malam hari ini beliau lebih cerah dari biasanya, sehabis pertemuan beliau dengan Pak Sohibul Iman di PKS," sapa Jokowi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sapaan Jokowi itu sontak memancing tawa dan sorak sorai para kader Golkar.

Jokowi juga menyinggung soal rangkulan Surya Paloh ke Sohibul Iman yang menjadi pemberitaan hangat.

"Saya tidak tahu maknanya apa. Tetapi rangkulannya itu tidak seperti biasanya. Tidak pernah saya dirangkul oleh Bang Surya seerat dengan Pak Sohibul Iman," tambah Jokowi.

Jokowi mengaku sudah menanyakan langsung kepada Surya Paloh tentang makna pertemuan itu lantaran Surya masih di dalam koalisinya.

Namun Jokowi menyebut Surya Paloh belum memberi jawaban pasti.

Tak lama setelah itu, Surya Paloh balik melontarkan pernyataan 'sindiran' balasan yang diduga kuat ditujukan kepada PDIP sebagai partai pengusung Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Surya Paloh dalam pembukaan Kongres Partai NasDem di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

"Pancasila sebagai pegangan kita. Tapi kita tidak laksanakan itu, ngakunya partai nasionalis, partai yang pancasilais," ucap Surya Paloh.

"Ya buktikan saja di rakyat yang membutuhkan pembuktian partai mana yang paling menanamkan nilai-nilai Pancasila."

 (Tribunnews.com/Ifa Nabila)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas