Tribun

KPK Usut Korupsi Subkontraktor Fiktif Lewat Staf Keuangan Waskita Karya

KPK belakangan ini nampak getol mengusut kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp186 miliar tersebut.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
KPK Usut Korupsi Subkontraktor Fiktif Lewat Staf Keuangan Waskita Karya
waskita.co.id
Waskita Karya 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya.

Dalam mengusut hal tersebut, penyidik menjadwalkan pemeriksaan Staf Keuangan Divisi II PT Waskita Karya Wagimin dan karyawan PT Waskita Karya Imam Bukhori.

"Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (Fathor Rachman)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

KPK belakangan ini nampak getol mengusut kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp186 miliar tersebut.

Sejumlah karyawan dan mantan karyawan PT Waskita Karya yang disinyalir mengetahui sengkarut kasus ini bergiliran dipanggil dan diperiksa penyidik.

Baca: KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi Pekerjaan Fiktif 14 Proyek Waskita Karya

Baca: Kasus Proyek Fiktif, KPK Panggil Staf Keuangan Divisi II Waskita Karya

Pada Senin (28/10/2019) bulan lalu misalnya, tim penyidik menjadwalkan memeriksa Dirut PT Jasa Marga Desi Aryani dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Diduga pemeriksaan terhadap Desi ini untuk mendalami sejumlah dokumen penting terkait proyek-proyek yang digarap Waskita Karya.

Sejumlah dokumen tersebut disita tim penyidik saat menggeledah rumah Desi pada 11 Februari 2019 lalu. Selain rumah Desi, tim penyidik saat itu juga menggeledah dua rumah yang berada di kawasan Makasar, Jakarta Timur milik pensiunan PNS Kementerian PUPR.

Namun, Desi mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik dengan alasan sedang dinas. KPK memastikan akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Desi yang juga mantan Direktur Operasi I PT Waskita Karya tersebut.

Baca: KPK Periksa Tersangka di Kasus Pekerjaan Fiktif Pada 14 Proyek Infrastruktur Waskita Karya

Baca: KPK Telisik Kongkalikong 14 Proyek Fiktif PT Waskita Karya

Dalam kasus ini, mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman dan mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas