Tribun

Bendungan Sindang Heula Mulai Diisi Air, Daya Tampung 9,26 Juta Meter Kubik

Bendungan Sindang Heula merupakan satu dari 65 bendungan yang dibangun pada era kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Bendungan Sindang Heula Mulai Diisi Air, Daya Tampung 9,26 Juta Meter Kubik
TRIBUNNEWS.COM/RIA
Proses impounding Bendungan Sindang Heula di Kabupaten Serang, Banten 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan impounding (pengisian awal bendungan) pada Bendungan Sindang Heula yang terletak di Desa Sindang Heula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Senin (25/11/2019).

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Hari Suprayogi mengatakan, saat ini, progres pembangunan bendungan berdaya tampung 9,26 juta meter kubik tersebut sudah mencapai 100 persen dan ditargetkan bisa diresmikan Presiden Jokowi di awal 2020.

"Sekarang (kontruksi) sudah selesai sehingga bisa dilakukan penggenangan, impounding. Ini kan (daya tampung) 9,2 juta meter kubik. Saya kira satu musim (hujan) pasti akan penuh lah, sehingga nanti kira-kira awal tahun 2020 sudah bisa diresmikan," kata Hari.

Bendungan Sindang Heula merupakan satu dari 65 bendungan yang dibangun pada era kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla. 

Baca: Neo Soho Podomoro City Tuan Rumah Pameran Foto 5 Tahun Kiprah Jokowi – JK

Pembangunan bendungan yang digarap PP dan Hutama Karya itu menghabiskan dana sebesar Rp458 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hari menjelaskan, bendungan multifungsi itu bisa dimanfaatkan warga Kabupaten Serang, Kota Serang hingga Cirebon, di antaranya untuk irigasi Cibanten seluas 1.000 hektare, untuk mereduksi banjir daerah hilir Kabupaten Serang dan Kota Serang dengan kapasitas tampung banjir 1,5 juta meter kubik atau 50m3 per detik.

Selain itu, untuk menyuplai air baku 0,8 m3/detik bagi Kabupaten dan Kota Serang hingga Cilegon. "Selain untuk irigasi, air baku, pengendalian banjir, juga untuk wisata, konservasi, juga perikanan," jelasnya.

Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas