Tribun

Munas Partai Golkar

Akbar Tandjung: Beri Kesempatan Kader Terbaik Golkar Calonkan Diri Sebagai Ketua Umum

Dia meminta agar proses pencalonan ketua umum Partai Golkar dapat berjalan secara alami sesuai aturan di partai politik tersebut.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Akbar Tandjung: Beri Kesempatan Kader Terbaik Golkar Calonkan Diri Sebagai Ketua Umum
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Akbar Tandjung 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Politisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung, mengatakan siapa saja sesuai ketentuan aturan partai berhak mencalonkan diri dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar.

“Tentu, beri kesempatan kepada siapa merasa terpanggil untuk ikut serta dalam kontestasi pemilihan ketua umum partai,” ujar Akbar Tandjung, saat melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribun Network, di kediamannya, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).

Dia meminta agar proses pencalonan ketua umum Partai Golkar dapat berjalan secara alami sesuai aturan di partai politik tersebut.

“Kalau saya biarkan berjalan saja. Alamiah. Kalau memang ada di antara para kader-kader Golkar dari tingkat pusat berminat atau berkeinginan untuk menjadi ketua umum, ya kami berikan kesempatan,” kata dia.

Baca: Airlangga Enggan Tanggapi Kabar Tiga Menteri Jokowi Intervensi Munas Golkar

Dia menilai, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar sudah berupaya memfasilitasi kader-kader dari partai berlambang pohon beringin itu untuk mencalonkan diri.

Partai Golkar telah membuka pendaftaran bakal calon ketua umum. Pendaftaran dibuka mulai 28 November hingga 2 Desember 2019 di kantor DPP Partai Golkar di Aula DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat.

“Dan, saya melihat pengurus DPP sudah membuka kesempatan kepada siapa yang berminat menjadi calon ketua umum untuk mendaftarkan diri,” tuturnya.

Baca: Bamsoet Minta Restu PBNU Maju Sebagai Caketum Golkar

Nantinya, dia menambahkan, pemilik suara, yaitu perwakilan DPD I dan DPD II Partai Golkar akan memberikan suara kepada calon ketua umum. Hingga, akhirnya dipilih siapa yang meraih suara terbanyak dinyatakan sebagai pemenang.

“Tentu, pada akhirnya nanti yang menentukan pada saat terakhir adalah pada waktu proses pemilihan Tentu yang memutuskan DPD-DPD tingkat I khususnya tingkat II yang jumlahnya banyak,” tambahnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas