Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kesultanan Banten Laporkan Habib Yang Menghina Wapres Dengan Kata Tidak Pantas ke Bareskrim Polri

Adapun pelaporan tersebut terdaftar dengan nomor pelaporan LP/B/1021/XII/2019/BARESKRIM tertanggal 5 Desember 2019. Dengan nama pelapor ialah Imadudud

Kesultanan Banten Laporkan Habib Yang Menghina Wapres Dengan Kata Tidak Pantas ke Bareskrim Polri
Igman Ibrahim
lapor Bareskrim 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rabithah Babad Kesultanan Banten resmi melaporkan Anggota FPI Bekasi, Habib Jafar Shodik setelah dianggap menghina dengan kata tak pantas kepada wakil presiden Ma'ruf Amin ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Adapun pelaporan tersebut terdaftar dengan nomor pelaporan LP/B/1021/XII/2019/BARESKRIM tertanggal 5 Desember 2019. Dengan nama pelapor ialah Imadududin Utsman.

Kuasa Hukum Rabithah Babad Kesultanan Banten, Agus Setiawan menyatakan, pelaporan tersebut ditujukan lantaran masyarakat Banten keberatan dengan pernyataan Habib Jafar yang menyebutkan Ma'ruf Amin dengan kata tidak pantas.

Baca: Bandingkan Dengan Kasus Sukmawati, Novel Bakmukmin Sebut Habib Jafar Telah Dikriminalisasi

"Ini kemarin tanggal 3 Desember kita dapat kiriman video yang setelah kita nonton luar biasa menghina betul sama putra Banten terbaik. Kemudian berkoordinasi dan sepertinya ini sudah sangat keterlaluan maka harus dilaporkan ke polisi. Hari ini kita hadir melaporkan kasus itu," kata Agus.

Adapun, kata dia, Rabithah Babad Kesultanan Banten keberatan dengan narasi ceramah yang diucapkan oleh Habib Jafar. Salah satunya, kata dia, dengan menggunakan diksi hewan.

Baca: PKS Minta Pemerintah Tak Kesankan Halang-halangi Izin Perpanjangan FPI

"Ustad bayaran itu b**i, nah saya juga gak tau kenapa ustad bayaran b**i kemudian ke arah kyai Maruf Amin dan diarahkan untuk dijawab berdasarkan kemauan narasi awal. Jadi akhirnya tercetuslah kalimat bahwa kyai Maruf Amin b**i. Ini kita sakit luar biasa," ungkapnya.

Ia mengapresiasi tindak cepat Bareskrim Polri yang telah menangkap Habib Jafar pada sekitar pukul 01.00, Kamis (5/12/2019) dini hari.

Sebaliknya, ia menyatakan tetap akan melanjutkan laporan meskipun Ma'ruf Amin telah memaafkan sang pelaku.

"Mungkin beliau (Ma'ruf Amin) khatam bener akhlak rasul, sehingga langsung memaafkan. Tapi rasa sakit masyarakat banten tidak hanya dirasakan oleh kita yang ada disini loh, semua pak gubernur juga sakit hatinya," tuturnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas