Tribun

Rakernas PAN

Keributan di Rakernas PAN Karena Masalah Tata Tertib

Keributan tersebut terjadi karena ada sebagian dari peserta Rakernas yang menginginkan agar tata tertib Rakernas dibacakan satu persatu

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Keributan di Rakernas PAN Karena Masalah Tata Tertib
Taufik Ismail
Wakil Sekretaris Jenderal PAN, Saleh Daulay di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (12/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PAN, Saleh Daulay menjelaskan soal keributan yang sempat terjadi dalam arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN, di Hotel Milenium, Jakarta, Sabtu, (7/12/2019).

Saleh mengatakan keributan tersebut terjadi karena ada sebagian dari peserta Rakernas yang menginginkan agar tata tertib Rakernas dibacakan satu persatu.

Baca: Mencuat Wacana Kongres PAN Digelar di Luar Dapil Caketum

Namun, ada sebagian peserta yang menginginkan sebaliknya.

"Semua mau bicara, kita coba dulu mendengar semua masukan tetapi kelihatannya memang masing-masing agak berkeras padahal udah kita setujui tadi sudah kita akomodir semuanya tapi, masing-masing berkeras akhirnya ada semacam suara yang agak keras sedikit mangkanya kami skors sidangnya untuk menyamakan persepsi," kata Saleh di lokasi Rakernas.

Saleh yang menjabat Ketua Sterring Commite Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN tersebut kemudian melaporkan adanya perdebatan mengenai pembacaan Tatib itu kepada Ketua Umum Partai Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan Majelis Penasehat Partai.

"Saya kira tiga tokoh simbol kejayaan PAN ini sudah datang tadi di forum selesai lah dengan tidak ada masalah. jadi sesederhana itu masalahnya, jadi tidak ada hal-hal yang berprinsipil dalam persoalan yang tadi," katanya.

Saleh mengatakan perdebatan tersebut merupakan hal yang biasa dalam organisasi.

Termasuk saling rebutan pengeras suara untuk menyuarakan pendapat.

Baca: Gibran Rakabuming Raka Mengaku Telah Selesaikan PR dari Megawati

Yang terpenting menurutnya, semua perbedaan pandangan tersebut telah terselesaikan.

"Tapi alhamdulillah semuanya sudah berangkulan, saya lihat tadi itu happy, gembira semua, dan mudah-mudahan besok ketemu lagi di acara bimtek (bimbingan teknis) itu dan itu pasti silahturahimnya akan tersambung dengan baik," pungkasnya.

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas