Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Andre Rosiade Ingin Istri Gubernur Sumbar Minta Maaf dan Akui Kesalahan soal Chat 'Tembak Mati'

Andre Rosiade menilai permasalahannya dengan istri Gubernur Sumatera Barat, Nevi Zuariana akan selesai jika ada permintaan maaf dari Nevi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
Editor: Wulan Kurnia Putri
zoom-in Andre Rosiade Ingin Istri Gubernur Sumbar Minta Maaf dan Akui Kesalahan soal Chat 'Tembak Mati'
(Tribunnews.com/ Taufik Ismail), (dpr.go.id), (pks.id)
Andre Rosiade, Nevi Zuariana, Irwan Prayitno 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade menilai permasalahannya dengan istri Gubernur Sumatera Barat, Nevi Zuariana akan selesai jika ada permintaan maaf dari Nevi.

Seperti yang diketahui, Nevi Zuariana mengirim chat dalam grup WhatsApp berisi kata 'tembak mati' yang ditujukan kepada Andre Rosiade.

Chat itu disebut Andre sebagai indikasi mengancam kepadanya.

Andre Rosiade sebelumnya mempertanyakan perjalanan dinas ke luar negeri yang dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat.

Ia menduga perjalanan dinas tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sehingga setelah ada kiriman WhatsApp Nevi Zuariana itu, Andre menyebut istri Gubernur Sumatera Barat tersebut marah-marah.

"Kalau bersih kenapa harus risih, kalau bersih kenapa harus marah-marah," ujar Andre Rosiade di Gedung DPR RI, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (17/12/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Andre ingin Nevi Zuariana meminta maaf kepadanya, dan mengakui kesalahan yang telah diperbuat.

"Menurut saya sederhana, tinggal mengakui kesalahan, minta maaf, saya rasa urusannya selesai," jelas Andre.

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (22/11/2019).
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (22/11/2019). (Tribunnews.com/ Taufik Ismail)

Andre mengaku, dirinya tidak akan melaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan ancaman dari Nevi Zuariana itu.

"Meskipun banyak yang mendorong saya, dan juga pelaporan ke polisi, saya rasa enggak memilih hal itu," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dirinya hanya menyampaikan aspirasi dari masyarakat atas pertanyaan penggunaan APBD tersebut.

Sehingga, ia dan pihak dari Gubernur Sumatera Barat tidak mempunyai masalah pribadi.

"Bagi saya murni, urusan interpelasi ini hanya menjawab keresahan masyarakat," katanya.

Andre menyebut, Nevi Zuariana hanya emosi saat mengirimkan chat di grup WhatsApp.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas