Tribun

Buntut FPI yang Klaim Temukan Kondom & Miras di DWP, Ini Tanggapan Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'rif

FPI temukan kondom dan miras dalam gelaran DWP, Ketua Umum Pa 212 sebut jika acara DWP adalah ajang maksiat berkedok wisata.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Garudea Prabawati
Buntut FPI yang Klaim Temukan Kondom & Miras di DWP, Ini Tanggapan Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'rif
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Acara Djakarta Warehouse Project (DWP) kembali menuai kontroversi.

Sebelumnya ada unjuk rasa dari sejumlah organisasi masyarakat (ormas) untuk mencabut izin penyelenggaraannya.

Dikutip dari Kompas.com, unjuk rasa terjadi pada 11-12 Desember 2019 di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Unjuk rasa dilakukan oleh sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo).

Mereka menilai acara DWP hanya agenda kemaksiatan dan "ajang dugem" semata.

"Kami hanya ingin jangan sampai cuma Alexis yang ditutup. Kemudian DWP ini sebagai langkah awal untuk memulai ajang kemaksiatan yang selanjutnya," ucap Koordinator Aksi Abdurrahman.

Setelahnya pada Kamis (12/12/2019) ormas bernama Gerakan Pemuda Islam (GPI) mengikuti jejak Geprindo.

Mereka melakukan aksi dengan tuntutan yang sama, supaya Pemda DKI mencabut izinnya.

Massa membawa spanduk bertuliskan "Gubernur pilihan umat pro maksiat, tolak konser maksiat DWP 2019".

Komandan Gerakan GPI Irwan AHN mengatakan bahwa Anies pro terhadap maksiat jika tak membatalkan DWP.

Baca: Ketua PA 212 Akan Tegur Anies soal Penghargaan Diskotek, Yunarto Wijaya : Pecah Kongsi Sama GNPF?

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas