Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indonesia Enggan Turut Campur Urusan Uighur

Xiao Qian juga menyampaikan pemberitaan tindakan represif pemerintah Tiongkok terhadap muslim Uighur tidak benar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Indonesia Enggan Turut Campur Urusan Uighur
Biro Pers Presiden
Dubes China menemui Moeldoko membahas soal muslim Uighur pada Senin (17/12/2019): Silakan jika ingin berkunjung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan pemerintah Indonesia tidak ikut campur dengan urusan negara Tiongkok atas dugaan kekerasan terhadap Muslim Uighur, pemerintah Indonesia tidak bisa mengintervensi hal tersebut.

"Masing-masing negara punya kedaulatan untuk mengatur warga negaranya. Jadi pemerintah RI tidak ikut campur dalam urusan negara Tiongkok mengatur dalam negeri," tegas Moeldoko di KSP, Jakarta, Senin (23/12/2019).

Baca: Istana Jawab Tudingan IPW soal Jokowi Utamakan Geng Solo di Polri

Diketahui sebelumnya Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian sempat menemui Moeldoko pada Selasa (17/12/2019).

Pada Moeldoko, Xiao Qian menjelaskan duduk perkara dugaan kekerasan kepada Muslim Uighur.

Baca: Istana Tegaskan Pembangunan Kilang Minyak di Tuban untuk Kepentingan Nasional

Xiao Qian juga menyampaikan pemberitaan tindakan represif pemerintah Tiongkok terhadap muslim Uighur tidak benar.

Dia memastikan wilayah Xinjiang merupakan kawasan yang banyak ditempati muslim Uighur dan kondisinya aman.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas