Tribun

Banyak Kerabat Penguasa Ikut Pilkada, Komisi II DPR Ingatkan Penyelenggara Pemilu Tetap Profesional

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad meminta penyelenggara Pemilu untuk berhati-hati menggelar Pilkada serentak nanti.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Banyak Kerabat Penguasa Ikut Pilkada, Komisi II DPR Ingatkan Penyelenggara Pemilu Tetap Profesional
Annas Furqon Hakim/Tribun Jakarta
Kamrussamad. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tahun 2020 merupakan tahun penting khususnya bagi penyelenggara Pemilu di daerah.

Pada 2020 akan digelar Pilkada serentak di 270 daerah.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad meminta penyelenggara Pemilu untuk berhati-hati menggelar Pilkada serentak nanti.

Alasannya Pilkada berpotensi memicu konflik horizontal.

"Hati Hati tahun 2020 Pilkada serentak bisa memicu konflik horizontal karena ekonomi semakin menurun, lapangan pekerjaan semakin sulit. Biaya hidup makin tinggi," kata Kamrussamad saat dihubungi, Selasa (31/12/2019).

Baca: Hujan Tidak Menyurutkan Antusias Warga Rayakan Tahun Baru 2020 di Bundaran HI

Penyelenggara Pemilu menurutnya harus bisa menjaga netralitas dan independensi.

Karena banyak kerabat dari penguasa yang ikut dalam Pilkada.

Untuk diketahui Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mendaftar melalui DPD PDIP Jateng untuk maju dalam Pilwalkot Solo.

Sementara itu menantu presiden Bobby Nasution juga mendaftar melalui PDIP Sumut untuk maju di Pilwalkot Medan.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas