Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir Jakarta

Rumahnya Terendam Banjir Setinggi 4 Meter, Ini yang Dibutuhkan Warga Balekambang Jakarta Timur

Bantuan yang paling diharapkan selama mengungsi karena rumahnya rusak diterjang banjir dan dipenuhi lumpur yakni kebutuhan bayi dan medis.

Rumahnya Terendam Banjir Setinggi 4 Meter, Ini yang Dibutuhkan Warga Balekambang Jakarta Timur
Tribunnews/Alex Suban
ILUSTRASI: Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. Warta Kota/Alex Suban 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga RT 05/RW 05 Kelurahan Balekambang Jakarta Timur yang sempat terdampak banjir luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian sekitar empat meter kini butuh bantuan.

Bantuan yang paling diharapkan selama mengungsi karena rumahnya rusak diterjang banjir dan dipenuhi lumpur yakni kebutuhan bayi dan medis.

Warga setempat, Didi Priyanto (43) mengatakan bantuan kebutuhan bayi diperlukan karena banyaknya jumlah bayi dan anak di wilayah RT 05.

"Untuk bayi ada sekitar lima, Batita (bawah tiga tahun) sekitar 10, dan anak-anak kecil sekitar 20. Jadi butuh popok, susu, minyak telon dan lainnya," kata Didi di Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020).

Saat banjir berangsur surut sekira pukul 21.00 WIB kemarin, warga mendapat bantuan kebutuhan bayi dari satu kelompok relawan.

Namun bantuan hanya cukup untuk dua hari, sementara lama proses perbaikan dan pembersihan rumah diperkirakan makan waktu dua pekan.

"Karena tinggi lumpurnya sampai 50 sentimeter, di beberapa rumah malah sepinggang. Jadi untuk sementara harus mengungsi dan butuh bantuan," ujarnya.

Sementara bantuan medis guna mengantisipasi warga sakit karena kelelahan membersihkan puing bangunan dan lumpur.

Didi menuturkan bantuan pakaian, selimut, dan pembalut juga diperlukan lantaran banyak warga tak sempat menyelamatkan barang-barangnya.

"Banyak yang hanyut, karena kita enggak mengira banjir sampai empat meter. Kemarin saja ada tiga kepala keluarga yang terjebak di rumah," tuturnya.

Mereka optimis ketinggian air hanya mencapai dua meter karena mengira hujan deras di tanggal 31 hanya melanda Jakarta.

Nahas prediksi warga RT 05 meleset karena sejak dini hari pertama di tahun 2020 wilayah Bogor dan Depok juga diguyur hujan deras.

"Ibaratnya kita kebanjiran dua kali, satu banjir karena hujan lokal di Jakarta. Dua karena air kiriman dari Bogor dan Depok. Kalau banjir karena hujan lokal saja paling dua meter," lanjut Didi.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas