Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

100 Hari Jokowi-Ma'ruf di Bidang Pertahanan yang Dipimpin Prabowo: Alutsista hingga Polemik Natuna

Berikut rangkuman Tribunnews dari berbagai sumber terkait kinerja yang dilakukan Kementerian Pertahanan jelang 100 hari kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
zoom-in 100 Hari Jokowi-Ma'ruf di Bidang Pertahanan yang Dipimpin Prabowo: Alutsista hingga Polemik Natuna
TRIBUNNEWS.COM
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto 

TRIBUNNEWS.COM - Sudah hampir 100 hari masa kerja kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan, terhitung sejak Kabinet Jokowi-Maruf dilantik pada 23 Oktober 2019.

Meski begitu, banyak gebrakan maupun kebijakan pemerintahan dalam Kabinet Indonesia Maju yang menjadi sorotan publik.

Satu diantaranya yakni kebijakan di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Belakangan ini Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga tengah disorot sejumlah kalangan karena kerap melakukan kunjungan ke luar negeri.

Bahkan Presiden Jokowi juga turut membela Prabowo saat rapat pimpinan Kementerian Pertahanan 2020, Kamis (23/1/2020).

Berikut rangkuman Tribunnews dari berbagai sumber terkait kinerja yang dilakukan Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo, dalam tiga bulan terakhir.

1. Perkuat Alutsista TNI

Rekomendasi Untuk Anda

Menhan Prabowo Subianto sejak awal memang menekankan terkait pentingnya alat utama sistem persenjataan (alutsista) sebagai instrumen pertahanan dan keamanan negara.

Bahkan gagasan ini sudah ia sampaikan sejak debat Capres pada 2019 lalu.

Sehingga sejak dilantik sebagai Menhan pada 23 Oktober 2019, selama enam bulan kedepan dirinya akan fokus pada modernisasi alutsista TNI.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjutak.

"Sejak awal beliau menyatakan bahwasanya dua bulan sampai enam bulan pertama beliau akan fokus pada modernisasi alutsista," ujarnya yang dikutip dari Kompas.com.

Bahkan dalam mencapai hal tersebut, Prabowo telah mengunjungi tujuh negara.

Kunjungan kerja ini juga dalam rangka menjalankan tugas utama sebagai Menhan yakni, diplomasi pertahanan.

Dalam diplomasi pertahanan ini juga sebagai upaya alutsista TNI.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas