Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Jiwasraya

SBY: Pansus Jiwasraya Incar Jatuhkan Tiga Tokoh, Salah Satunya Rini Soemarno

SBY semula tidak terusik saat Presiden Jokowo melontarkan pernyataan bahwa kasus Jiwasraya telah muncul sejak 10 tahun yang lalu.

SBY: Pansus Jiwasraya Incar Jatuhkan Tiga Tokoh, Salah Satunya Rini Soemarno
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan paparan saat Refleksi Pergantian Tahun Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (11/12/2019) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali melontarkan analisa politiknya terkait mega skanda korupsi di tubuh Asuransi Jiwasraya yang kini jadi sorotan.

Melalui sebuah tulisan berjudul "PENYELESAIAN KASUS JIWASRAYA AKAN SELAMATKAN NEGARA DARI KRISIS YANG LEBIH BESAR" yang diunggah di akun Facebook resminya, Senin (27/1/2020), SBY menuliskan analisanya tentang skandal ini.

Di awal tulisannya, SBY menyatakan dirinya semula tidak ingin berkomentar saat kasus Jiwasraya pertama kali mencuat ke publik.

SBY juga mengaku tidak terusik saat Presiden Jokowo melontarkan pernyataan bahwa kasus Jiwasraya telah muncul sejak 10 tahun yang lalu.

"Ketika Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan bahwa permasalahan Jiwasraya sudah terjadi sejak 10 tahun lalu, sayapun tak merasa terusik.

"Tesis saya, untung rugi dalam dunia bisnis bisa saja terjadi. Kalau mengetahui kondisi keuangannya tak sehat, korporat tentu segera melakukan langkah-langkah perbaikan," tulis SBY.

Baca: Roy Suryo: Istri Petinggi Sunda Empire Ditulis Punya 7 Anak, Nikah Saja Belum

Namun SBY merasa terkejut saat DPR RI mengusulkan pembentukan panitia khusus.

Ini lantaran alasan pembentukan pansus adalah untuk menjatuhkan sejumlah tokoh.

Baca: Tips Menkes Terawan Cegah Virus Corona: Enjoy Saja dan Makan yang Banyak

Tokoh tersebut adalah mantan Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Ketika saya gali lebih lanjut mengapa ada pihak yang semula ingin ada Pansus, saya lebih terperanjat lagi.

Baca: Virus Corona Makin Mencemaskan, Warga Cirebon Suspect Corona dan Diisolasi di RSUD Waled

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tribun Palu
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas