Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Harun Masiku Buron KPK

Riezky Aprillia Saksi Kasus Suap Harun Masiku Akui Tak Diminta Mundur oleh Megawati: Saya Perempuan

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap Anggota DPR fraksi PDIP Riezky Aprilia, Jumat (7/2/2020).

Riezky Aprillia Saksi Kasus Suap Harun Masiku Akui Tak Diminta Mundur oleh Megawati: Saya Perempuan
DPR-RI
Anggota Komisi IV DPR RI Riezky Aprilia. 

TRIBUNNEWS.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap Anggota DPR fraksi PDIP Riezky Aprilia, Jumat (7/2/2020).

Riezky diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR yang menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan eks caleg PDIP Harun Masiku.

Diketahui Riezky merupakan anggota DPR dari Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I, satu daerah pemilihan dengan Harun.

Pada Pemilu 2019, Riezky memperoleh suara lebih banyak dari Harun sehingga ia dinyatakan lolos ke parlemen menggantikan Nazarudin Kiemas, peraih suara terbanyak di dapil Sumsel I, yang meninggal dunia.

Kasus suap tersebut berawal ketika Harun menyuap Wahyu supaya ia bisa masuk parlemen menggantikan Riezky lewat mekanisme pergantian antarwaktu.

Namun di sisi lain rupanya Riezky Aprillia tidak mengetahui bahwa posisinya di DPR sedang digoyang oleh Harun Masiku dengan cara menyuap komisioner KPU.

"Diganti bagaimana? Enggaklah. Saya enggak tahu-menahu masalah pergantian itu, saya enggak tahu. Saya kan sudah bilang dari kemarin, saya tuh pulang reses, baca di berita, jadi saya enggak mengerti gitu lho," kata Riezky, dilansir dari Kompas.com, Jumat (7/2/2020).

Baca: KPK Apresiasi Langkah Polri Sebarkan Info DPO Harun Masiku ke Polres dan Polda

Harun Masiku dan rekaman CCTV kedatangan Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta
Harun Masiku dan rekaman CCTV kedatangan Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta (kolase tribunnews: kpu.go.id/kompasTV)

Selain itu pihaknya juga mengaku tidak pernah diminta mundur oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri agar posisinya digantikan eks caleg PDI-P, Harun Masiku.

Riezky mengatakan, ia dan Megawati sama-sama seorang perempuan sehingga tidak mungkin baginya diminta mundur oleh Megawati.

"Enggak adalah (diminta mundur), partai ini kan Ibu Ketum itu perempuan, saya perempuan, ibu (Ketua) DPR perempuan, semua perempuan, masa iya? Enggaklah, enggak ada," kata Riezky di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (7/2/2020).

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: garudea prabawati
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas