Disebut-sebut Mirp 'Palu Arit', Ini Pernyataan JNK Soal Tugu Iconic Gerbang Tol Madiun
Perusahaan yang mengelola Jalan Tol Ngawi-Kertosono ini pun menampik secara tegas bahwa dugaan tersebut tidak benar.
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
![Disebut-sebut Mirp 'Palu Arit', Ini Pernyataan JNK Soal Tugu Iconic Gerbang Tol Madiun](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/tugu-iconic-di-simpang-susun-ss-gerbang-tol-gt-madiun-mirip-palu-arit.jpg)
Sedangkan tugu putih yang menjulang melambangkan bahwa perusahaan berorientasi pada pertumbuhan (shareholder value) dan peningkatan prosperity stakeholder dengan memperhatikan prinsip Good Corporate Governance.
"Sementara itu, lengkung jalan tol berwarna kuning melambangkan perusahaan senantiasa memberikan layanan jalan tol terbaik yang berorientasi kepada pelanggan (customer service satisfaction)," tegas Dwi.
Lebih lanjut ia menjelaskan terkait lokasi penempatan tugu di SS GT Madiun.
Menurutnya, GT Madiun merupakan akses strategis bagi keluar masuknya kendaraan yang akan menuju beberapa kota seperti Madiun, Ponorogo, Magetan, Pacitan dan sekitarnya.
Di pintu tol tersebut juga nantinya akan dibangun gedung Kantor Pusat PT JNK.
Dwi juga mencatat volume lalu lintas di GT Madiun jauh lebih tinggi dibandingkan GT lainnya.
"Selain itu, kami mencatat di GT Madiun memiliki volume lalu lintas tertinggi dibandingkan dengan GT lainnya seperti Caruba maupun Nganjuk," jelas Dwi.
ia kembali menjelaskan bahwa pembangunan Tugu Iconic yang telah berdiri itu merupakan tahapan yang pertama dan pembangunannya akan diselesaikan secepatnya.
"Pembangunan Tugu Iconic akan dilengkapi dengan penambahan huruf JNK tinggi sekitar 1.5 meter dari bahan acrylic dengan pencahayaan tinggi. Huruf JNK tersebut ditempatkan sebelah kanan tugu dan pelaksanaannya akan dikerjakan pada tahun ini," pungkas Dwi.