Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Revitalisasi Monas

Interior Monas Ikut Kena Revitalisasi, DPRD DKI Minta Perancang Desain Pahami Keinginan Bung Karno

Selain alur cerita dan fungsi ruang, pembenahan nantinya juga dilakukan pada sisi konten cerita sejarah sejak perjuangan hingga Indonesia merdeka.

Interior Monas Ikut Kena Revitalisasi, DPRD DKI Minta Perancang Desain Pahami Keinginan Bung Karno
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Rapat Kerja Komisi D DPRD DKI bersama pemenang sayembara desain Tugu Nasional Deddy Wahjudi, serta PT Labo Indonesia dan PT Titik Garis Bidang terkait revitalisasi Monas, Jakarta Pusat pada Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi D DPRD DKI memanggil pemenang sayembara desain Tugu Nasional Deddy Wahjudi, serta PT Labo Indonesia dan PT Titik Garis Bidang terkait revitalisasi Monas, Jakarta Pusat pada Rabu (12/2/2020).

Dalam paparannya, Deddy menjelaskan kembali dihadapan para anggota dewan Komisi D soal desain rancangannya.

Ia menjelaskan saat ini interior dalam Tugu Monas kurang begitu tertata alur ceritanya.

"Kalau kita masuk ke Tugu Nasional itu bisa kemana saja. Itu alurnya tidak cukup jelas," tuturnya di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Baca: Pencarian Harun Masiku Masih Nihil, Polri: Kami Tetap Serius Bantu KPK

Tugu Monas yang notabene banyak dikunjungi pelajar bangku sekolah juga kerap digunakan sebagai tempat main perosotan pada bagian dalam cawan area proklamasi. Hal ini membuat area yang sarat sejarah justru terkikis.

Selain alur cerita dan fungsi ruang, pembenahan nantinya juga dilakukan pada sisi konten cerita sejarah sejak perjuangan hingga Indonesia merdeka.

Tematik khususnya perihal kualitas ruangan turut ditingkatkan dengan semangat menghadirkan kesetaraan bagi tiap lapisan masyarakat.

Baca: Andre Rosiade: Yang Pesan PSK Itu Masyarakat Bukan Saya

Bagian-bagian yang dianggap kurang sesuai dengan fungsinya, akan diubah jadi lebih baik. Bahkan loket pembelian tiket ikut diubah dengan cara pemesanan modern.

"Itu kita antisipasi. Pengarah alur jalannya juga kurang jelas. Kontennya juga, tematik juga yang lebih ke kualitas ruang," papar dia.

Adapun sepanjang jalan lorong penyambutan akan ada efek kibaran bendera merah-putih di bagian langit-langitnya.

Susunan diorama bakal diatur alurnya sehingga menjadikan satu kesatuan cerita.

Mendengar seluruh paparan tersebut, Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah menyarankan kepada pihak desainer Tugu Monas untuk berkonsultasi kepada pihak terkait yang punya pemahaman lebih soal bagaimana konsep yang diinginkan Presiden pertama RI Soekarno.

"Rekomen saya minta masukan, sebelum pelaksanaan anda harus minta tekomen orang terdahulu untuk tahu konsep Bung Karno seperti apa," ujar Ida.

Diketahui biaya anggaran revitalisasi Monas diperkirakan mencapai Rp114 miliar.

Anggaran tersebut diajukan Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta. Anggaran itu tercantum dalam KUA-PPAS DKI tahun 2020 dan sudah mendapat persetujuan oleh komisi D DPRD DKI.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas