Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tersangka Nurhadi Cs Bandel, KPK Tetapkan Sebagai DPO

Nurhadi cs selalu mangkir ketika dipanggil ke KPK. Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Desember 2019, tiga orang itu belum ditahan.

Tersangka Nurhadi Cs Bandel, KPK Tetapkan Sebagai DPO
Warta Kota/henry lopulalan
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi Abdurrachman (kiri) memasuki Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (6/11/2018). Nurhadi Abdurrachman, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro, dalam tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016 sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Tiga tersangka itu ialah mantan Sekretaris MA Nurhadi; menantu Nurhadi, Riezky Herbiono; serta Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.

Alasannya, seperti disampaikan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, karena ketiga tersangka selalu mangkir ketika dipanggil ke KPK.

Sekadar info, setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Desember 2019, tiga orang itu belum ditahan.

Baca: Harun Masiku Masih Buron, KPK Persilakan Masyarakat Gelar Tahlilan

Baca: Ketua KPK Temui Menteri Perhubungan

"Para tersangka yang setelah dipanggil dua kali sebagai tersangka, Pak NH (Nurhadi) dan kawan-kawan selalu mangkir dari panggilan penyidik. Maka kami menyampaikan bahwa KPK telah menerbitkan DPO," ujar Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Baca: Anak Mantan Sekretaris MA Nurhadi Jalani Pemeriksaan Kasus Suap Ayahnya

KPK, kata Ali, telah mengajukan surat DPO kepada Kabareskrim Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Selain meminta bantuan polisi, imbuhnya, KPK juga mempersilakan masyarakat untuk dapat menghubungi call center KPK.

"Kami juga sudah mengirim surat penangkapan dan pencarian untuk tiga tersangka ini kepada Polri," katanya.

"Tentunya kami juga membuka akses kepada masyarakat yang mengetahui tentang keberadaan para tersangka ini untuk segera juga menginformasikan kepada KPK melalui call center di 198. Tentunya nanti akan ditindaklanjuti oleh penyidik KPK," sambung Ali.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan eks Sekretaris MA Nurhadi; menantu Nurhadi, Riezky Herbiono; dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto sebagai tersangka. KPK belum melakukan penahanan terhadap ketiganya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas