Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Menko PMK: Kepulangan WNI dari Natuna Jangan Dibuat Panik, Semua Sehat dan Aman

bersama BNBP telah mematangkan rencana pelepasan WNI yang tuntas melewati masa observasi di Natuna.

Menko PMK: Kepulangan WNI dari Natuna Jangan Dibuat Panik, Semua Sehat dan Aman
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Menko PMK Muhadjir Effendy di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (5/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta semua pihak, agar tidak panik atas pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Natuna ke daerah asal pada Sabtu esok (15/2/2020).

"Jangan sampai terjadi suasana panik atau suasana salah paham yang bisa tidak mendukung upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan, rasa aman, rasa baik untuk warga negaranya," kata Menko PMK dalam keterangannya yang diterima Tribun Jumat (14/2/2010).

Saat ini ia melanjutkan, bersama BNBP telah mematangkan rencana pelepasan WNI yang tuntas melewati masa observasi di Natuna.

Baca: Lambaian Tangan Hendra Sebelum Bos Diskotek Itu Tewas Terpanggang di Dalam Mobilnya

"Mengikuti masa observasi selama dua minggu, rencana akan kita lepas atau kita akan kembalikan karena prosesnya berlangsung dengan baik, tetap sehat dan aman," ungkap mantan mendikbud ini.

Rencananya tiga pesawat milik Angkatan Udara akan langsung menerbangkan seluruh WNI dari lokasi observasi di Hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna menuju ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Sabtu siang esok.

Baca: Didi Kempot Duta Antinarkoba, Dihadiahi Kacamata dan Kopi Buatan Bekas Pengguna Narkoba

Sebelumnya Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto mengatakan, sebelum dipulangkan sesuai protokol kesehatan akan dilakukan pengecekan untuk memastikan mereka meninggalkan pusat observasi dalam keadaan sehat.

“Artinya sabtu pagi pengecekan kesehatan terakhir setelah itu persiapan ke Jakarta,” ucap Yuri di Kemenkes, Kamis (13/2/2020).

Terdapat 237 WNI dan satu orang WNA yang diobservasi di Natuna, usai dievakuasi dari kota Wuhan, kota pusat penyebaran virus covid-19.

Dua ratusan orang tersebut telah menjalani proses observasi sejak awal Februari lalu dengan pengawasan ketat Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas