Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

100 Hari Kabinet Jokowi

Persentase Kepuasan di Bawah 50 Persen, Ini Tanggapan Jubir Wapres Ma'ruf

Dalam hasil survei tersebut, diketahui, persentase kepuasan masyarakat terhadap Ma'ruf di bawah 50 persen.

Persentase Kepuasan di Bawah 50 Persen, Ini Tanggapan Jubir Wapres Ma'ruf
Reza Deni/Tribunnews.com
Ma'ruf Amin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil presiden Ma'ruf Amin menanggapi soal hasil survei Indobarometer yang mencatat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ma'ruf Amin.

Dalam hasil survei tersebut, diketahui, persentase kepuasan masyarakat terhadap Ma'ruf di bawah 50 persen.

Menurut Juru Bicara Wapres Ma'ruf, Masduki Baidlowi, kerja Ma'ruf selama ini adalah langkah-langkah strategis yang memang tak diberitakan baik oleh wapres atau setwapres.

"Fokus dari wapres itu lebih banyak sedang merumuskan langkah-langkah koordinasi yang efektif. Ada kondisi di mana wapres dalam 3 bulan ini sedang melakukan penyusunan langkah-langkah strategis untuk berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian negara, dan itu beberapa kali dilakukan sekarang juga sedang disusun ya, tetapi itu tidak pernah menjadi berita penting," kata Masduki kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Baca: KPK Lelang Jeep Wrangler, Buka Harga dari Rp 500 Jutaan

Kerja dan langkah strategis Wapres tersebut, dikatakan Masduki, bersifat menyeluruh dan hingga tuntas, sebelum akhirnya diumumkan secara terbuka kepada publik

"Contoh misalnya soal radikalisme. Radikalisme itu dengan sektor misalnya BNPT sekarang sedang dibikin roadmap, langkah-langkah yang di bawah koordinasii wapres agar pendekatan mengenai radikalisme itu dilakukan pendekatan dari hulu sampai ke hilir," lanjutnya

Selain radikalisme, Masduki menyebut persoalan UMKM, stunting, industri halal, dan ekonomi umat yang dikerjakan oleh Wapres Ma'ruf dan jajaran kementerian dan lembaga terkait.

Baca: Mahfud MD Duga Pasal 170 Pada Draf RUU Omnibus Law Salah Ketik

"Butuh rumusan strategis, tidak hanya sekadar pemberitaan parsial gitu kan, lalu ada berita lagi ada lagi, tapi tidak ketemu apa namanya target dari awal, langkah-langkahnya sampai kemudian di akhir masa pemerintahan seperti apa," lanjutnya

"Ini menjadi pekerjaan Wapres yang ibaratnya adalah pekerjaannya di bawah permukaan. Oleh karena itu, kalau Indobarometer itu melakukan survei seperti itu ya itu adalah wajar, tidak apa-apa," pungkas Masduki.

Tingkat kepuasan masyarakat kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin berada di bawah tingkat kepuasan terhadap Presiden Joko Widodo dan menteri-menteri di kabinet Indonesia Maju.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif, M. Qodari, pada sesi pemaparan hasil Survei Nasional “Evaluasi Publik dan Isu-isu Nasional Dalam 100 Hari Jokowi-Amin” di Hotel Century Park Senayan, Minggu (16/2/2020) siang.

Berdasarkan rilis Survei Nasional itu, tingkat kepuasan publik terhadap kerja Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebesar (49.6%). Sedangkan yang tidak puas (37.5%).

Adapun jika dibandingkan dengan tingkat kepuasan kepada Presiden Joko Widodo, tingkat kepuasan sebesar (70.1%). Sedangkan, yang tidak puas (27.4%).

Sementara tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para Menteri Kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin sebesar (54.4%). Yang tidak puas (28.1%).

"Pasti memang jomplang antara presiden dan wakil presiden dan biasanya wakil memang lebih rendah, tapi biasanya nggak jauh, tapi ini jauh ya," kata Qodari, di Hotel Century Park Senayan, Minggu (16/2/2020) siang.

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas