Tribun

Formula E

Megawati 'Sentil' Anies Baswedan: Gubernur DKI Tahu Tidak Aturan Cagar Budaya?

Mega menyinggung sikap Gubernur DKI Anies Baswedan yang seakan ngotot menyelenggarakan balap mobil Formula E di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
Megawati 'Sentil' Anies Baswedan: Gubernur DKI Tahu Tidak Aturan Cagar Budaya?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung sikap Gubernur DKI Anies Baswedan yang seakan ngotot menyelenggarakan balap mobil Formula E di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Megawati heran dan merasa aneh dengan sikap Anies. Padahal sudah jelas bahwa kawasan yang berstatus cagar budaya, tidak boleh dipergunakan dan dikomersialisasikan.

"Monas itu adalah sudah pasti merupakan cagar budaya. Apa artinya? Tidak boleh dipergunakan untuk apapun juga. Nah ini, heran deh, kenapa ya, aneh buat saya. kalau mau kompetisi nanti, tapi kalau di dalam peraturan yang memang ada, jangan coba langgar," ungkap Megawati di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Baca: Ada Kesalahan Konfigurasi di Bandara Soetta, Tim Gabungan Kasus Harun Masiku: Yasonna Tak Bersalah!

Baca: Cerita Yovie saat BCL Nyanyi Soulmate Penuh Penghayatan: Saya Rasa Cinta Mereka Tak Akan hilang

Baca: VIDEO Ayah Ashraf Sinclair Beri Aba-aba Mobil BCL & Noah saat Hendak Ziarah ke Makam Anaknya

Pentolan parpol pemenang Pemilu 2019 ini pun mempertanyakan pengetahuan Anies soal aturan cagar budaya. Anies disebut terlalu kekeh menggelar balap mobil listrik di Monas.

Padahal masih ada tempat lain yang bisa digunakan sebagai lintasan balap internasional itu.

"Tapi kenyataannya begitu. Gubernur DKI ini tahu apa tidak? Kenapa sih kalau mau bikin Formula E itu, kenapa harus di situ? Kenapa nggak di tempat lain? kan peraturan ya peraturan," ujar dia.

Ia pun mencontohkan kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat yang juga berstatus cagar budaya DKI.

"Rumah saya, di Teuku Umar itu masuk cagar budaya DKI, saya kalau betulin mesti minta izin karena ada hal-hal yang tidak ada di dalam arsitektur rumah lain," katanya.

Ketua DPRD Gebrak Meja

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi geram hingga menggebrak meja ketika mengikuti rapat dengar pendapat mengenai izin revitalisasi Monas, Rabu (19/2/2020) siang.

Prasetyo Edi Marsudi menyemprot Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas