Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Soal Aksi 212, Peneliti ICW: Saya Dukung Gerakan Anti Korupsi, tapi Jangan Membuat Anasir Baru

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz turut menyoroti aksi demonstrasi 212 yang megangkat isu pemberantasan korupsi.

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Pravitri Retno W
zoom-in Soal Aksi 212, Peneliti ICW: Saya Dukung Gerakan Anti Korupsi, tapi Jangan Membuat Anasir Baru
YouTube Talk Show tvOne
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz, turut menyoroti aksi demonstrasi 212 yang megangkat isu pemberantasan korupsi. 

TRIBUNNEWS.COM - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz, turut menyoroti aksi demonstrasi 212 yang megangkat isu pemberantasan korupsi.

Sebagai informasi, aksi yang digelar oleh Persatuan Alumni (PA) 212 dan berberapa elemen masyarakat ini digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020.

Donal mengaku selalu mendukung aksi atau gerakan anti korupsi baik yang dilakukan oleh PA 212, ICW, atau penggiat anti korupsi.

Namun aksi yang dilakukan harus memiliki tema spesifik serta konteks yang jelas.

Sehingga nantinya tidak menimbulkan anasir atau paham yang beragam.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi yang Tribunnews kutip dari YouTube Talk Show tvOne, Jumat.

Sebelumnya, Donal menuturkan dorongan penegakan hukum pemberantasan korupsi prinsipnya menjadi hak dan memang harus dilakukan secara kolektif oleh siapapun.

s
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz ()
Berita Rekomendasi

"Orang mau dengan latar belakang apapun, kalau soal dukungan dan dorongan terhadap pemberantasan korupsi dan pengakkan hukum, itu menjadi hak dan kewajiban kolektif sesungguhnya setiap masyarakat," ujarnya.

"Termasuk PA 212, silahkan saja menurut saya," imbuhnya.

Kendati demikian, Donal mengingatkan agar isu yang diangkat dibuat lebih spesifik.

"Saya mendukung secara gerakan, tapi kalau yang di dorong isu pemberantasan korupsi saya enggak setuju," tegasnya.

"Sebaiknya dibuat lebih agak spesifik dan tidak kemudian membuat anasir baru," jelasnya.

Donal kemudian menyinggung soal adanya isu hasil korupsi untuk Pilpres 2019.

Baca: Mahfud MD Dukung Demo 212 Soal Korupsi, Ini Katanya

"Misalnya saja soal dana pilpres dan segala macam," kata Donal.

"Bagi saya, isu ini sangat menarik, tentu kalau dikejar apa bukti dan segala macam pasti akan menyulitkan," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas