Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dewan Periklanan Indonesia Desak Hadirnya UU Periklanan

Beberapa hal yang menjadi perhatian DPI antara lain, konten-konten periklanan yang harus dilindungi dari pengaruh budaya asing

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Dewan Periklanan Indonesia Desak Hadirnya UU Periklanan
ist
Penyerahan Buku Naskah Amandemen Etika Pariwara Indonesia (EPI) 2020 yang disampaikan oleh Ketua Panitia Penyempurnaan EPI Hery Margono kepada Ketua Presidium Dewan Periklanan Indonesia Sancoyo Antarikso, Jumat 21/02 

Masli mengingatkan agar para pemangku kepentingan di industri Periklanan kembali kepada statuta DPI yaitu melindungi pengaruh dari budaya asing, dan terciptanya industri periklanan yang sehat.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan pula Buku Naskah Amandemen Etika Pariwara Indonesia (EPI) yang disampaikan oleh Ketua Panitia Penyempurnaan EPI Hery Margono kepada Ketua Presidium Dewan Periklanan Indonesia Sancoyo Antarikso.

EPI 2020 adalah penyempurnaan keempat kalinya, dengan penambahan banyak klausul baru seperti klausul agama, dan lingkungan, iklan pelaku usaha jasa keuangan serta penambahan tentang sanksi.

“Kami berharap EPI 2020 yang disempurnakan ini dapat menjadi pedoman perilaku yang dipatuhi seluruh insan pariwara nusantara, sehingga pariwara kita benar-benar Indonesiani dan beretika,” kata Hery.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas