Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Imam Nahrawi Diadili

Yuyun Tak Tahu Tagihan Kartu Kredit Suaminya Miftahul Ulum untuk Bayar Pelesiran Imam Nahrawi

Imam Nahrawi menghabiskan uang Rp 244.285.682 dari kartu kredit asisten pribadinya, Miftahul Ulum, untuk sejumlah kunjungan dinas dan pelesiran.

Yuyun Tak Tahu Tagihan Kartu Kredit Suaminya Miftahul Ulum untuk Bayar Pelesiran Imam Nahrawi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus suap penyaluran pembiayaan dana hibah Kemempora kepada KONI Imam Nahrawi usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/2/2020). Mantan Menpora tersebut didakwa menerima hadiah berupa uang seluruhnya Rp11,5 miliar dari Sekjen dan Bendahara Umum KONI untuk mempercepat proses pencairan bantuan dana hibah 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Imam Nahrawi sewaktu menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menghabiskan Rp 244.285.682 dari kartu kredit asisten pribadinya, Miftahul Ulum, untuk sejumlah kunjungan dinas dan pelesiran di Kepulauan Seribu.

Hal itu diungkapkan istri Miftahul Ulum, Yuyun Sulistyawati, saat dihadirkan jaksa KPK sebagai saksi dalam sidang kasus suap pengajuan anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan gratifikasi untuk terdakwa Imam Nahrawi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Yuyun mengakui dirinya juga menjadi aspri dari istri Imam Nahrawi, Shobibah Rohmah, saat itu.

Namun, ia mengaku tidak tahu jika sejumlah pengeluaran dari tagihan kartu kredit suaminya digunakan untuk keperluan dinas dan pelesiran keluarga Imam Nahrawi.

Lantas, jaksa KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Yuyun Sulistyawati saat kasus ini masih diproses di KPK.

"Ada satu bundel dokumen kertas kuning penggunaan kartu kredit Ulum totalnya Rp 244.285.682. Ini tagihan kartu kredit Bank Mandiri atas nama Miftahul Ulum, lembar laporan fasilitasi kunjungan dinas Menpora, nota Pelangi Island dan invoice Seribu Marine. Dapat saya jelaskan, bahwa benar lembar tagihan kartu kredit sebagaimana dokumen tersebut merupakan lembar tagihan kartu kredit milik suami saya."

Yuyun mengakui adanya tagihan dan dokumen itu. Namun, dia mengaku tidak tahu jika dana dari kartu kredit Ulum digunakan untuk keperluan Imam Nahrawi.

Baca: 7 Siswi SMPN 1 Turi Sleman Saat Ikut Susur Sungai Terkonfirmasi Meninggal Dunia

Baca: Trailer KKN di Desa Penari Berdurasi 2 Menit 16 Detik Dirilis, Cerita Horor Ini Terlihat Menjanjikan

Yuyun menyebut suaminya, Ulum, tidak pernah bercerita terkait pengeluaran dana dari kartu kreditnya.

Terkait dokumen Seribu Marine, Yuyun mengakui pernah ikut dalam rombongan keluarga Imam Nahrawi selaku Menpora ke Kepulauan Seribu pada Februari 2016.

Namun, saat itu dirinya ikut pelesiran itu karena diajak suaminya, Ulum, dan belum menjadi aspri dari istri Imam Nahrawi.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas