Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Arab Saudi Stop Sementara Jemaah Umrah Asal Indonesia, Mahfud MD Terpaksa Batal Terbang

Menko Polhukam, Mahfud MD termasuk salah satu calon jamaah yang terdampak larangan Arab Saudi itu karena kekhawatiran penularan virus corona.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Arab Saudi Stop Sementara Jemaah Umrah Asal Indonesia, Mahfud MD Terpaksa Batal Terbang
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Menko Polhukam, Mahfud MD termasuk salah satu calon jamaah yang terdampak kebijakan Arab Saudi itu karena kekhawatiran penularan virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM -  Pemerintah Arab Saudi memberhentikan sementara layanan umrah untuk 22 negara termasuk Indonesia.

Arab Saudi memberlakukan larangan masuk itu karena kekhawatiran terpapar virus corona.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD juga termasuk salah satu calon jemaah yang terdampak larangan Arab Saudi.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah YouTube tvOneNews, Kamis (27/2/2020).

Baca: Bamsoet Harap Pemerintah Arab Saudi Kaji Penghentian Sementara Kunjungan jemaah Umrah Indonesia

Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2019).
Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. (KOMPAS.com/Dian Erika)

Mahfud mengatakan kebijakan yang diberlakukan Arab Saudi ini dinilainya baik.

"Ya menurut saya bagus , saya ini mau berangkat umrah dua minggu yang akan datang terpaksa nggak jadi," ujar Mahfud.

"Karena kebijakan Arab Saudi itu ditutup untuk wisata dan umrah," sambungnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Mahfud menyatakan sebagai warga Indonesia harus tetap menaati kebijakan Arab Saudi karena demi kebaikan.

"Saya setuju lah itu," ucapnya.

Baca: Dubes RI untuk Arab Saudi: Kami Upayakan jemaah Indonesia Tetap Bisa Umrah

Jemaah Umrah Batal ke Arab Saudi

Kebijakan Raja Salman memberhentikan sementara kunjungan jemaah umrah asal Indonesia berdampak pada 1.300 jemaah batal berangkat pada Kamis (27/2/2020).

Hal itu disampaikan Officer In Charge (OIC) Bandara Soekarno-Hatta, Achmad Chairul.

"Kurang lebih 1.300 calon jemaah umroh tertunda keberangkatannya baik Daerah maupun lokal Jabodetabek atau Jabar dan sekitarnya," kata Achmad Chairul saat ditemui Kompas.com di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020).

Achmad menyampaikan, pesawat sejumlah delapan penerbangan yang gagal mengangkut jemaah umrah ke Arab Saudi.

"Ada empat Garuda Indonesia, tiga Saudia, dan satu Lion Air," ucap Achmad.

Baca: Virus Corona Menyebar hingga 48 Negara, Arab Saudi Stop Sementara jemaah Umrah Asal Indonesia

Ilustrasi jamaah umrah di Mekkah
Ilustrasi jamaah umrah di Mekkah (ThinkStock)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas