Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tragedi Susur Sungai

Terusik Lihat Guru Tersangka Susur Sungai Digunduli, Sudjiwo Tedjo Ingatkan Jokowi & Kapolri

Budayawan Sudjiwo Tedjo menyampaikan keberatannya terkait tiga tersangka kasus susur sungai SMPN 1 Turi Sleman, Yogyakarta yang kepalanya digundul.

Terusik Lihat Guru Tersangka Susur Sungai Digunduli, Sudjiwo Tedjo Ingatkan Jokowi & Kapolri
kolase tribunnews: ILC TV One/TribunJogja
Sudjiwo Tedjo dan tersangka susur sungai SMPN 1 Turi Sleman 

TRIBUNNEWS.COM - Budayawan Sudjiwo Tedjo menyampaikan keberatannya terkait tiga tersangka kasus susur sungai SMPN 1 Turi Sleman, Yogyakarta yang kepalanya digundul.

Menurut Sudjiwo Tedjo, dirinya terusik saat melihat para tersangka yang merupakan guru digunduli dan diarak seperti pesakitan.

Presiden Jancukers ini menyampaikan keberatannya itu melalui cuitan di akun twitternya, @sudjiwotedjo, yang ia tujukan kepada Kapolda Jenderal Idham Azis. 

"Yth, Bapak Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, dan dengan segala empati kepada murid-murid yang meninggal, luka-luka, traumatis dan lain-lain dari peristiwa susur sungai, beserta keluarganya, izinkan saya jujur bahwa agak terusik melihat guru-guru tersangka itu digunduli dan diarak seperti pesakitan tertentu," tulisnya, Kamis (27/2/2020).

Sudjiwo Tedjo melanjutkan, ia menganggap tersangka tidak mungkin memiliki niat jahat sejak awal. 

Hal ini berbeda dengan kasus guru yang memperkosa murid. 

Baca: Istri dan 2 Anak Tersangka Susur Sungai Di-bully di Medsos, Keluarga Ungkap Kondisi Mereka Tertekan

Pada kasus guru memperkosa murid, patut diduga pelaku memiliki niat jahat sejak awal.

"Tapi, rasanya, yg terjadi pada kasus susur sungai ini bukan adanya niat jahat sejak awal dari para guru tersangka. Barangkali yang ada adalah kelalaian. Patutkah mereka diperlakukan seperti pesakitan tertentu?," ungkapnya. 

Sudjiwo Tedjo kemudian menyinggung jasa para guru yang telah melahirkan para pemimpin dari tingkat RT hingga level nasional seperti Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Idham Aziz. 

"Apalagi yg diperlakukan spt pesakitan tertentu itu guru. Krn tidak ada bekas guru, sebagaimana tidak ada bekas orangtua dan bekas anak. Sekali pernah menjadi guru, setidaknya bagi saya, selamanya dia guru saya. Mereka berasal dari dharma yg dari dharma itulah muncul Pak Jokowi."

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas