Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Wisma Atlet Kemayoran Mampu Tampung 22 Ribu Pasien Covid-19

Kementerian PUPR juga akan mempersiapkan tambahan tiga menara atau tower lain yang ada jika jumlah pasien Covid-19 bertambah.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Wisma Atlet Kemayoran Mampu Tampung 22 Ribu Pasien Covid-19
istimewa
Petugas PMI lakukan penyemprotan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2020)/dok. PMI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memperkirakan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran bisa menampung sebanyak 22.000 pasien.

Kementerian PUPR juga akan mempersiapkan tambahan tiga menara atau tower lain yang ada jika jumlah pasien Covid-19 bertambah.

"Total kapasitas daya tampung pasien di tower 6 dan 7 adalah sekitar 22.000 pasien," kata Basuki di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020).

Baca: Jangan Sembarangan Konsumsi Obat Klorokuin Tanpa Resep Dokter, Efeknya Bisa Fatal

Baca: Positif Covid-19, Andrea Dian Juga Dalam Kondisi Autoimun

Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya juga akan mengambil langkah antipasi jika dirasa jumlah ruangan yang tersedia saat ini masih kurang.

Rekomendasi Untuk Anda

Salah satunya dengan mengupayakan pemanfaatan tiga tower lagi yang tersedia di Blok D10 Wisma Atlet Kemayoran.

"Tiga tower lainnya juga sudah kita siapkan juga jika memang jumlah pasiennya terus bertambah. Sehingga seluruh tower yang ada bisa di pakai semua menjadi RS Darurat Covid-19," kata dia.

Kata Basuki, Kementerian PUPR dalam mendukung pembangunan RS Darurat Covid-19 setidaknya telah melakukan tiga komponen pekerjaan.

Pertama adalah membersihkan semua sudut ruangan yang ada karena bangunan ini sudah lama tidak digunakan setelah Asian Games 2018.

Baca: Terpapar Covid-19, Andrea Dian Dapat Ucapan Semangat dari Banyak Selebritis

Pekerjaan kedua adalah menyemprot ruangan baik di bagian luar maupun di dalam ruangan dengan desinfektan.

Kemudian pekerjaan yang ketiga adalah memperbaiki ruangan yang dibutuhkan bagi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Sebelumnya banyak ruangan di sini yang tidak ada sekatnya. Beberapa ruangan yang sebelumnya terkotak-kotak juga di jebol agar ruangan yang ada memenuhi kebutuhan tim paramedis seperti ruang radiologi, laboratorium dan farmasi serta ICU," ujarnya.

Baca: Perawatan hingga Rp 8 M, Barbie Kumalasari Ungkap Sumber Pendapatannya, Tarif Manggung Fantastis

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas