Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Anggaran Kemendikbud Rp 405 Miliar Dialihkan Untuk Penanganan Wabah Covid-19

Kemendikbud akan melakukan realokasi anggaran untuk membantu menanggulangi pandemi virus corona atau Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Anggaran Kemendikbud Rp 405 Miliar Dialihkan Untuk Penanganan Wabah Covid-19
dpr.go.id
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan realokasi anggaran untuk membantu menanggulangi pandemi virus corona atau Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian membenarkan rencana tersebut.

Ia mengatakan saat ini fokus APBN adalah untuk pencegahan dan penganggulangan penyebaran Covid-19.

“Total realokasi anggaran yang diajukan adalah Rp 405 miliar. Jumlah itu berasal dari anggaran Ujian Nasional yang tidak jadi dilaksanakan, efisiensi perjalanan dinas, juga program-program lain yang tidak mendesak,” ujarnya, Kamis (26/3/2020).

Baca: Sandiaga Kena Flu Sepulang dari Luar Negeri, Terapkan Social Distancing untuk Antisipasi Covid-19

Lebih lanjut Hetifah menjelaskan realokasi anggaran tersebut paling besar ditujukan untuk peningkatan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit pendidikan.

“Sekitar 250 miliar ditujukan untuk menyiapkan 13 RS Pendidikan Rujukan dan 13 Fakultas Kedokteran menjadi Test Center Covid-19. Juga meningkatkan kapasitas RS Pendidikan untuk menampung dan menangani pasien Covid-19,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hetifah yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, saat ini hal tersebut sangat mendesak untuk dilakukan mengingat jumlah pasien terjangkit yang terus bertambah.

Baca: Fatwa MUI: Tenaga Medis yang Tangani Corona Boleh Salat Tanpa Wudu

“Jika rumah sakit pendidikan dapat diberdayakan, tentu dampaknya akan signifikan. Kita juga upayakan agar kapabilitas SDM RS Pendidikan dan Fakultas Kedokteran bisa ditingkatkan untuk menangani wabah ini,” ucapnya.

Selain untuk Rumah Sakit Pendidikan, realokasi anggaran ini juga ditujukan untuk beberapa pos lainnya.

“Seperti untuk program edukasi mengenai Covid-19, yang akan dilakukan oleh relawan mahasiswa jurusan kedokteran dan kesehatan. Juga kita anggarkan untuk pembelian rapid test kit, dan pengadaan APD serta kebutuhan tenaga medis lainnya," ujarnya.

Hetifah menegaskan saat ini seluruh elemen bangsa harus bahu membahu melawan penyebaran virus Corona.

Baca: Desainer Anne Avantie Gerakkan Yayasannya Produksi Baju APD untuk Disumbangkan ke Tenaga Medis

“Jadi jangan ada lagi ego antar lembaga. Kita semua kerja cepat gelontorkan anggaran untuk program penanganan Covid-19, ini fokus kita sebagai sebuah bangsa. Segera kami Komisi X akan agendakan Raker untuk membahas dan memutuskan usulan realokasi anggaran yang diajukan Mendikbud. Saya sangat mendukung untuk realokasi anggaran ini segera disahkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ujian Nasional (UN) 2020 resmi dibatalkan pemerintah.

Anggaran ratusan miliar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) dialihkan untuk membantu penanganan pandemi virus corona di tanah air.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas