Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Tentang Warga Kepulauan di Papua Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Penyebaran virus corona baru (Covid)-19 mencakup 32 Provinsi wilayah Indonesia. Ternasuk Provinsi Papua.

Tentang Warga Kepulauan di Papua Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penyebaran virus corona baru (Covid)-19 mencakup 32 Provinsi wilayah Indonesia. Ternasuk Provinsi Papua.

Berdasarkan data dari laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, covid19.go.id, untuk wilayah Papua terkonfirmasi 38 orang terinspeksi corona, 3 orang sembuh, dan dua orang meninggal dunia. Data ini sampai 8 April 2020 pukul 15.40 WIB.

Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus di Bumi Cenderawasih, pemerintah setempat bekerjasama dengan warga.

Baca: Wapres Maruf Amin Tak Ingin Ada Tumpang Tindih Data Penerima Bansos Wabah Virus Corona

Baca: Update Kasus Virus Corona di Depok: 73 Orang Positif, 10 Sembuh dan 8 Meninggal Dunia

Upaya yang dilakukan dengan cara memberdayakan warga untuk membuat alat pelindung diri (APD) dan masker.

Agies Pranoto, koordinator aksi, menceritakan upaya memberdayakan warga-warga di sekitar pasar tradisional Aroro Iroro, Serui, Kepulauan Yapen, Papua.

“Kami mengumpulkan 400 masker yang kami pesan melalui tukang jahit di Serui agar para penjahit diberdayakan mendapat pemasukan," ujarnya, saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).

Baca: Sri Mulyani: Selamat Tinggal Glenn Fredly, Kepedulianmu adalah Warisan Abadi Bagi Dunia Musik

Menurut dia, upaya memberdayakan warga itu setidaknya dapat membantu perekonomian di tengah kondisi sulit.

Dia meminta para pejabat pemerintahan setempat agar tidak mengambil masker dari luar pulau, karena selain mahal transportasi kapal kadangkala jarang masuk.

"Semoga mama-mama Papua bisa berjualan dengan tenang sekarang, karena sebelumnya mereka hanya menggunakan kain ala kadarnya untuk menutup mulut, kami secara berkala akan mencoba membantu membagikan masker ini lagi," kata dia.

Setelah masker selesai dibuat, kegiatan yang digagas Kedai kopi Yoi dan didukung Komunitas Pendidikan Bilangan Yapen itu membagi-bagikan masker secara gratis kepada warga, pedagang kaki lima, dan ojek online.

Dia mengharapkan virus corona tidak masuk sampai ke Kepulauan Yapen.

“Sebab itu kami membantu mengantisipasi melalui pembagian masker ini kepada masyarakat, dan melalui gerakan ini kami juga mengimbau agar para pengusaha dan semua pihak juga melakukan hal yang sama agar bisa membantu meringankan beban masyarakat,” tambahnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas